ABSTRAK Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Bilgina
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Kawasan Alun-Alun Kota Bandung merupakan ruang publik wisata perkotaan dengan
intensitas kunjungan tinggi yang didukung oleh berbagai infrastruktur pariwisata. Kualitas
infrastruktur berperan penting dalam membentuk perilaku wisatawan dalam memanfaatkan
ruang dan fasilitas, namun kajian yang mengintegrasikan pengaruh infrastruktur, pola aktivitas
spasial, dan faktor perilaku wisatawan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh aksesibilitas dan amenitas terhadap perilaku wisatawan,
mengidentifikasi pola pemanfaatan infrastruktur, serta mengkaji faktor-faktor yang
memengaruhi perilaku wisatawan di Kawasan Alun-Alun Kota Bandung. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap total 258 wisatawan pada periode
low season dan peak season, serta observasi lapangan. Analisis dilakukan menggunakan regresi
linier berganda, behavioral mapping, dan deskriptif statatistik berbasis Theory of Planned
Behavior (TPB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas dan amenitas berpengaruh
signifikan terhadap perilaku wisatawan, meskipun pada periode peak season hanya amenitas
yang berpengaruh signifikan secara parsial. Model penelitian mampu menjelaskan 80,9%
variasi perilaku wisatawan pada periode low season dan 70,4% pada periode peak season. Hasil
behavioral mapping menunjukkan bahwa aktivitas wisatawan pada periode low season
cenderung terkonsentrasi pada area tertentu, sedangkan pada periode peak season aktivitas
menjadi lebih tersebar dan dinamis. Analisis TPB menunjukkan bahwa faktor psikologis,
terutama kenyamanan, kebersihan, dan keamanan, lebih dominan dibandingkan faktor sosial
dalam memengaruhi pemanfaatan fasilitas. Penelitian ini menegaskan bahwa amenitas
merupakan komponen infrastruktur yang paling konsisten memengaruhi pola pergerakan dan
pola aktivitas wisatawan serta menunjukkan pentingnya kualitas pengalaman ruang dalam
mendukung pemanfaatan ruang publik wisata. Temuan penelitian ini memberikan landasan
bagi perencanaan ruang publik wisata yang lebih responsif terhadap perilaku dan kebutuhan
pengguna.
Perpustakaan Digital ITB