digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 VANIA ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

Meningkatnya ketergantungan terhadap sistem digital menyebabkan risiko serangan siber semakin tinggi dan berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi yang mengombinasikan penerapan kontrol keamanan dan asuransi siber. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model matematika penyebaran virus siber, menentukan strategi kontrol optimal untuk menekan penyebaran virus, serta menghitung premi asuransi siber berdasarkan tingkat risiko penyebaran virus. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan suatu kerangka pemodelan yang menghubungkan dinamika penyebaran virus siber, strategi kontrol optimal, dan penentuan premi asuransi sehingga tingkat risiko penyebaran virus yang dihasilkan model dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam menentukan premi asuransi siber. Model dikembangkan menggunakan pendekatan epidemiologi kompartemen untuk menggambarkan dinamika penyebaran virus siber. Analisis model meliputi penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan, perhitungan bilangan reproduksi dasar menggunakan Next Generation Matrix, analisis sensitivitas, serta penentuan kontrol optimal menggunakan Prinsip Minimum Pontryagin yang diselesaikan dengan metode Forward-Backward Sweep. Model selanjutnya dikembangkan dengan laju transmisi yang bergantung pada tingkat proteksi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter laju infeksi merupakan faktor yang paling memengaruhi penyebaran virus. Selain itu, penerapan kontrol optimal mampu menurunkan jumlah maksimum komputer terinfeksi hingga lebih dari 12% dibandingkan kondisi tanpa kontrol, sedangkan peningkatan tingkat proteksi sistem turut menurunkan tingkat risiko penyebaran virus sehingga premi asuransi yang ditentukan berdasarkan tingkat risiko juga menjadi lebih rendah. Dengan demikian, model yang dikembangkan dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan strategi pengendalian dan premi asuransi siber berdasarkan tingkat risiko