2026 JOVITA LAVENIA HELMA SIDAURUK ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Perkembangan layanan PayLater meningkatkan kemudahan masyarakat dalam mengakses
pembiayaan digital. Namun, kemudahan tersebut juga meningkatkan risiko
terjadinya kredit macet yang dapat memengaruhi stabilitas capital dan profit perusahaan
penyedia layanan. Permasalahan tersebut mendorong perlunya model matematika
untuk menggambarkan dinamika interaksi antara capital perusahaan, pengguna PayLater,
dan profit. Model tersebut digunakan sebagai landasan dalam menentukan
strategi kontrol untuk meminimalkan dampak kredit macet.
Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model matematika
guna menganalisis dinamika Non-Performing Loan (NPL) pada layanan PayLater
serta menentukan strategi kontrol optimal. Model matematika yang dikembangkan
berupa sistem persamaan diferensial nonlinier yang mengadaptasi interaksi tipe
Lotka-Volterra antara capital perusahan dan pengguna PayLater dengan mengintegrasikan
pertumbuhan logistik dan fungsi respon Holling Tipe II. Analisis model
dilakukan melalui penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan menggunakan
matriks Jacobian dan kriteria Routh–Hurwitz, analisis sensitivitas parameter, simulasi
numerik, serta penerapan kontrol optimal menggunakan Prinsip Maksimum
Pontryagin untuk memperoleh strategi pengendalian penyaluran pembiayaan yang
optimal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki dua titik kesetimbangan, yaitu
titik kesetimbangan bebas pengguna dan titik kesetimbangan koeksistensi, dengan
kondisi kestabilan yang dipengaruhi oleh laju pertumbuhan capital, laju pertumbuhan
pengguna, tingkat pembayaran, dan proporsi kredit macet. Analisis sensitivitas
menunjukkan bahwa parameter proporsi gagal bayar (?) merupakan parameter yang
paling sensitif terhadap dinamika sistem dibandingkan laju pertumbuhan pengguna
PayLater. Simulasi numerik menunjukkan bahwa peningkatan proporsi kredit macet
menurunkan jumlah pengguna aktif, capital perusahaan, dan profit perusahaan Penerapan kontrol optimal mampu menekan dampak Non-Performing Loan (NPL)
melalui pengendalian penyaluran pembiayaan sehingga keseimbangan antara capital
perusahaan dan jumlah pengguna PayLater dapat dipertahankan.
Penelitian ini menghasilkan model matematika yang lebih realistis melalui integrasi
pertumbuhan logistik, fungsi respon Holling Tipe II, dan kontrol optimal dalam analisis
dinamika NPL pada layanan PayLater karena mempertimbangkan keterbatasan
kapasitas penyaluran pembiayaan.
Perpustakaan Digital ITB