Investasi emas dan tabungan merupakan dua instrumen investasi yang memiliki karakteristik
berbeda, yaitu emas berpotensi memberikan pertumbuhan nilai aset dalam
jangka panjang, sedangkan tabungan menawarkan tingkat likuiditas yang lebih
tinggi. Perbedaan karakteristik tersebut menyebabkan investor perlu menentukan
strategi alokasi dana yang tepat agar keseimbangan antara pertumbuhan aset dan
ketersediaan dana dapat dipertahankan. Oleh karena itu, diperlukan suatu model
matematika yang mampu menggambarkan dinamika kedua instrumen investasi serta
menentukan strategi pengelolaan dana secara optimal. Penelitian-penelitian sebelumnya
umumnya hanya membahas dinamika satu instrumen investasi atau penerapan
kontrol optimal pada model portofolio tertentu, sehingga belum mengombinasikan
investasi emas, tabungan, interaksi nonlinear menggunakan fungsi respon
Holling Tipe II, dan teori kontrol optimal dalam satu model yang terpadu.
Pada penelitian ini dikembangkan dua model matematika berbentuk sistem persamaan
diferensial nonlinear. Model pertama menggambarkan dinamika investasi
emas dan tabungan yang berkembang secara independen. Model kedua dikembangkan
untuk merepresentasikan adanya interaksi antara kedua instrumen investasi
melalui dua skenario, yaitu pengaruh investasi emas terhadap kapasitas tabungan
serta mekanisme perpindahan dana yang dimodelkan menggunakan fungsi respon
Holling Tipe II. Analisis yang dilakukan meliputi penentuan titik kesetimbangan,
analisis kestabilan, analisis sensitivitas parameter, serta simulasi numerik. Selanjutnya,
strategi kontrol optimal ditentukan menggunakan Prinsip Maksimum Pontryagin
melalui pembentukan fungsi Hamiltonian, persamaan state, persamaan costate,
dan kondisi stasioner, kemudian diselesaikan secara numerik menggunakan metode
Forward-Backward Sweep.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap model memiliki titik kesetimbangan
dengan syarat kestabilan yang bergantung pada parameter sistem. Analisis sensi tivitas menunjukkan bahwa parameter laju pertumbuhan investasi emas dan parameter
transfer dana merupakan parameter yang paling sensitif dalam memengaruhi
dinamika sistem karena secara langsung menentukan laju pertumbuhan aset dan
mekanisme perpindahan dana antar instrumen investasi. Berdasarkan simulasi numerik,
kontrol optimal mampu meminimumkan fungsi objektif melalui pengurangan
selisih nilai aset investasi emas dan tabungan dengan tetap mempertimbangkan
biaya pengendalian. Strategi kontrol yang diperoleh menghasilkan pengalihan dana
yang berlangsung secara bertahap sehingga keseimbangan alokasi investasi dapat
dipertahankan dan akumulasi profit meningkat dibandingkan kondisi tanpa kontrol.
Perpustakaan Digital ITB