Pesatnya Pertumbuhan industry perawatan kulit dibarengi dengan meningkatannya
kekhawatiran konsumen terkait kualitas produk, kredibilitas merek, dan kepercayaan terhadap
merek. Secara khusus, konsumen semakin memperhatikan kualitas produk, citra merek, dan
kepercayaan merek sebagai penentu utama niat beli. Berbagai masalah seperti klaim produk
yang tidak jelas/berlebihan, persepsi kualitas yang tidak konsisten, dan terbatasnya
transparansi merek terkait kandungan dan bahan, telah menimbulkan ketidakpastian dalam
keputusan pembelian konsumen di pasar perawatan kulit. Penelitian ini membahas tantangan
tantangan tersebut dalam konteks PT Cahaya Dhana Nusantara yang bekerja sama dengan
PT Cosmax Indonesia, dengan tujuan mengembangkan produk perawatan kulit yang berbasis
sains dan memiliki nilai etik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif. Analisa kuantitatif dilakukan
melalui kuesioner terstruktur dan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh
kualitas produk, citra merek, dan kepercayaan merek terhadap niat beli. Data primer didukung
oleh sumber sekunder seperti literatur akademis, teori pemasaran, dan praktik terbaik industry
guna memastikan validitas serta relevansi penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, citra merek dan kepercayaan merek
berperan signifikan dalam membentuk niat beli konsumen terhadap produk perawatan kulit.
Formulasi produk yang transparan, posisi merek yang kuat, dan komunikasi merek yang dapat
dipercaya merupakan faktor kunci yang dapat meningkatkan keyakinan serta kesediaan
konsumen untuk membeli. Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja pengembangan produk
bagi Basicnest yang mengintegrasikan desain formulasi mutakhir, strategi merek, dan
komunikasi pemasaran berbasis kepercayaan. Kerangka kerja tersebut memposisikan
Basicnest sebagai merek perawatan kulit yang kompetitif dan bertanggung jawab, yang selaras
dengan harapan konsumen modern serta standar industry.
Perpustakaan Digital ITB