digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pesatnya Pertumbuhan industry perawatan kulit dibarengi dengan meningkatannya kekhawatiran konsumen terkait kualitas produk, kredibilitas merek, dan kepercayaan terhadap merek. Secara khusus, konsumen semakin memperhatikan kualitas produk, citra merek, dan kepercayaan merek sebagai penentu utama niat beli. Berbagai masalah seperti klaim produk yang tidak jelas/berlebihan, persepsi kualitas yang tidak konsisten, dan terbatasnya transparansi merek terkait kandungan dan bahan, telah menimbulkan ketidakpastian dalam keputusan pembelian konsumen di pasar perawatan kulit. Penelitian ini membahas tantangan tantangan tersebut dalam konteks PT Cahaya Dhana Nusantara yang bekerja sama dengan PT Cosmax Indonesia, dengan tujuan mengembangkan produk perawatan kulit yang berbasis sains dan memiliki nilai etik. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif. Analisa kuantitatif dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kualitas produk, citra merek, dan kepercayaan merek terhadap niat beli. Data primer didukung oleh sumber sekunder seperti literatur akademis, teori pemasaran, dan praktik terbaik industry guna memastikan validitas serta relevansi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, citra merek dan kepercayaan merek berperan signifikan dalam membentuk niat beli konsumen terhadap produk perawatan kulit. Formulasi produk yang transparan, posisi merek yang kuat, dan komunikasi merek yang dapat dipercaya merupakan faktor kunci yang dapat meningkatkan keyakinan serta kesediaan konsumen untuk membeli. Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja pengembangan produk bagi Basicnest yang mengintegrasikan desain formulasi mutakhir, strategi merek, dan komunikasi pemasaran berbasis kepercayaan. Kerangka kerja tersebut memposisikan Basicnest sebagai merek perawatan kulit yang kompetitif dan bertanggung jawab, yang selaras dengan harapan konsumen modern serta standar industry.