ABSTRAK Daniel Kharisma Yusino
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
TA_Daniel Kharisma Yusino
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Cekungan Jakarta merupakan cekungan sedimen utama di Indonesia yang tersusun
oleh endapan Kuarter hingga Tersier dengan tingkat heterogenitas bawah
permukaan yang tinggi. Karakteristik tersebut menyebabkan variasi kecepatan
gelombang geser dan sifat anisotropi azimutal yang memengaruhi perambatan
gelombang seismik serta respons guncangan gempa. Penelitian ini bertujuan untuk
mencitrakan model 3D kecepatan gelombang geser, memetakan distribusi
anisotropi azimutal, serta menganalisis hubungan antara distribusi kecepatan
gelombang geser dan pola anisotropi azimutal untuk mengidentifikasi pengaruh
heterogenitas sedimen, variasi litologi, dan geometri cekungan terhadap sifat elastik
bawah permukaan Cekungan Jakarta. Penelitian dilakukan menggunakan 2.960
kurva dispersi kecepatan fasa gelombang Rayleigh hasil Ambient Noise
Tomography. Inversi isotropik dilakukan menggunakan Direct Surface Wave
Tomography untuk memperoleh model kecepatan gelombang geser, sedangkan
inversi anisotropik dilakukan menggunakan Direct Azimuthal Surface Wave
Tomography untuk memperoleh amplitudo dan orientasi anisotropi azimutal.
Keandalan model dievaluasi menggunakan Checkerboard Resolution Test. Hasil
inversi menunjukkan bahwa model kecepatan gelombang geser memperlihatkan
zona berkecepatan rendah yang mendominasi bagian tengah Cekungan Jakarta pada
kedalaman dangkal dan berasosiasi dengan endapan sedimen yang belum
terkonsolidasi, sedangkan kecepatan gelombang geser meningkat menuju bagian
tepi cekungan dan pada kedalaman yang lebih besar akibat meningkatnya tingkat
kompaksi serta dominasi batuan yang lebih terkonsolidasi. Model anisotropi
azimutal menunjukkan amplitudo tertinggi pada kedalaman dangkal, kemudian
cenderung menurun seiring bertambahnya kedalaman. Variasi orientasi fast-axis
dan amplitudo anisotropi menunjukkan bahwa sifat elastik bawah permukaan
dipengaruhi oleh distribusi sedimen, variasi litologi, serta geometri cekungan.
Integrasi model ini memberikan karakterisasi bawah permukaan yang lebih
komprehensif, sehingga dapat mendukung pemahaman struktur geologi bawah
permukaan serta menjadi informasi dalam kajian bahaya di wilayah Jakarta.
Perpustakaan Digital ITB