digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

PT Indonesia Berkah Usaha (IBU), sebuah distributor minyak goreng Minyakita di Kota Bandung mengalami ketidaksesuaian lokasi. Jaringan satelit IBU dibentuk berdasarkan ketersediaan mitra lokal alih-alih analisis permintaan yang sistematis, sehingga menghasilkan posisi lokasi satelit yang tidak optimal yang dapat meningkatkan biaya pengiriman dan menghambat pertumbuhan pendapatan. Mengingat HET diatur oleh pemerintah Indonesia, penentuan posisi satelit yang strategis menjadi sangat penting bagi distributor dengan margin yang tipis. Dalam penelitian ini, permintaan perlu di-disagregasi secara proporsional ke tingkat 1,136 warung dari data penjualan bulanan satelit. Hasil dari permintaan warung digunakan untuk mengidentifikasi klaster optimal dengan metode Elbow (WCSS) dan Silhouette Coefficient yang keduanya menghasilkan k=6. Weighted K-Means diterapkan untuk mengidentifikasi 6 centroid zona permintaan. Dari 11 satelit yang ada, Haversine displacement ratio digunakan untuk mengklasifikasikan satelit dengan rasio > 1.0 sebagai tidak optimal. Penelitian ini kemudian menerapkan AHP pairwise comparison dari 3 responden dari manajemen IBU, dilanjutkan dengan metode TOPSIS untuk memberi peringkat pada 6 kandidat relokasi satelit berdasarkan empat kriteria: aksesibilitas jalan (C1, 23.93%), permintaan bulanan zona (C2, 53.48%), displacement ratio (C3, 8.18%), dan risiko kanibalisasi (C4, 14.41%). TOPSIS menempatkan relokasi satelit Mama Minyak pada peringkat pertama (CC=0.805), didorong oleh tingginya permintaan di Zona B (1,874 karton/bulan), tingkat displacement ratio terendah di antara kandidat Zona B (1.21x), dan risiko kanibalisasi yang moderat (0.46). Sebaliknya, relokasi Planet Sembako menempati peringkat terakhir (CC=0.068) meskipun memiliki perpindahan jaringan yang paling ekstrem (4.91x), karena permintaan Zona D yang lebih rendah dan tingginya risiko kanibalisasi (0.815). Zona E, satu-satunya zona yang sama sekali belum terlayani, dikecualikan karena berada di bawah batas minimum permintaan. Untuk zona ini, metode canvassing lebih direkomendasikan sebelum adanya komitmen untuk investasi.