digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Nabila Utami
Terbatas  Perpustakaan Prodi Arsitektur
» Gedung UPT Perpustakaan

Tingginya prevalensi kecemasan dan depresi pascapersalinan di Indonesia menunjukkan bahwa kesehatan mental ibu masih menjadi aspek yang kurang diperhatikan dalam sistem perawatan maternal, padahal kondisi ini berdampak langsung pada keberlanjutan kesehatan generasi berikutnya sebagaimana ditekankan dalam SDG 3 (Good Health and Well-Being). Fenomena fear tension pain syndrome memperlihatkan bagaimana rasa takut dan kecemasan ibu terhadap proses persalinan dapat memicu ketegangan tubuh yang justru memperbesar persepsi nyeri, sementara lingkungan binaan fasilitas kesehatan maternal konvensional yang cenderung klinis, bising, dan minim privasi belum dirancang untuk mendukung regulasi hormonal alami tubuh, khususnya keseimbangan oksitosin dan kortisol selama persalinan. Kondisi ini melatarbelakangi eksplorasi neuroarsitektur sebagai topik utama perancangan, yakni pendekatan arsitektural yang menempatkan respons neurologis dan psikofisiologis pengguna sebagai dasar pertimbangan desain ruang perawatan maternal. Tipologi bangunan yang dipilih adalah fasilitas perawatan maternitas yang berlokasi di kawasan Jalan Parahyangan Raya, Bandung, dengan pertimbangan kebutuhan fasilitas kesehatan ibu dan anak yang berorientasi pada kenyamanan psikologis, bukan sekadar fungsi medis semata. Pendekatan yang digunakan adalah neuroarsitektur yang diintegrasikan dengan prinsip biophilic design guna menciptakan lingkungan yang secara neurologis mendukung penurunan kadar kortisol dan peningkatan oksitosin melalui elemen spasial seperti pencahayaan alami, kualitas akustik, sirkulasi organik, dan area transisi privat-publik. Metode perancangan mencakup studi literatur terhadap teori neuroarsitektur, kajian preseden fasilitas maternitas, serta analisis tapak dan konteks lingkungan sekitar untuk merumuskan strategi massa dan zonasi ruang yang responsif terhadap kebutuhan psikofisiologis pengguna. Tujuan perancangan ini adalah menghasilkan rancangan arsitektur fasilitas maternitas yang menurunkan tingkat kecemasan dan nyeri persalinan melalui pendekatan neurosains lingkungan, sekaligus mendorong terciptanya pengalaman melahirkan yang positif. Luaran yang diharapkan berupa produk rancangan arsitektur yang aplikatif serta kontribusi teoretis bagi pengembangan wacana neuroarsitektur dalam konteks fasilitas kesehatan maternal di Indonesia.