Indonesia sebagai salah satu negara berkembang masih menghadapi permasalahan besar dalam perkembangan kota-kotanya. Gejala urban sprawl memberikan dampak terhadap perkembangan kota ke wilayah pinggiran bersifat sporadis dan tidak terpola dengan baik Sehubungan dengan hal tersebut, maka diperlukan suatu metode pemantauan perkembangan kota, salah satunya adalah melalui metode penginderaan jauh. Pada metode klasifikasi konvensional, satu piksel citra diasumsikan hanya mengandung satu jenis obyek saja. Namun pada kenyataannya untuk satu piksel pada citra bisa memiliki lebih dari satu jenis obyek. Oleh karenanya, pemantauan fenomena urban sprawl pada studi ini dilakukan dengan menggunakan metode Spectral Mixture Analysis (SMA) dengan menggunakan model pemisahan linier (linier unmixing) yang memungkinkan untuk melakukan identifikasi serta penentuan proporsi spasialnya. Hasil yang diperoleh dari studi ini adalah citra fraksi dari endmember beserta proporsi spasialnya Selain waktu perolehan informasinya cepat dan murah, juga cakupan wilayah surveinya luas dan informasinya dapat diperoleh lebih berkesinambungan.
Perpustakaan Digital ITB