Pemanasan global merupakan permasalahan penting yang menjadi perhatian bagi
seluruh dunia karena berdampak pada perubahan lingkungan. Emisi gas karbon
dioksida (CO2) menjadi penyumbang utama dalam pemanasan global, dengan
sumber utamanya adalah sektor transportasi. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor
transportasi mengalami transformasi yang signifikan karena adanya kendaraan
listrik. Percepatan adopsi kendaraan listrik menjadi salah satu upaya untuk
mengurangi emisi gas CO2 di Indonesia. Salah satu upaya untuk mendukung
promosi industri kendaraan listrik adalah melalui pengembangan dan peningkatan
kualitas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, yakni Stasiun Pengisian
Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). SPKLU menjadi pendukung para pengguna
kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya di luar rumah. Namun melihat
kondisi SPKLU di Indonesia saat ini masih belum dapat memberikan layanan
interoperabilitas, yang meningkatkan pengalaman pelanggan.
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang meneliti terkait
pengembangan model bisnis terpadu SPKLU yang berorientasi pada tujuan
keberlanjutan, sebagai bentuk upaya mendukung tercapainya Net Zero Emision
(NZE) 2060. Pengembangan model bisnis terpadu berkelanjutan SPKLU dalam
penelitian ini memadukan pendekatan Ecosystem Pie Model (EPM) untuk
mengidentifikasi entitas dalam ekosistem SPKLU dengan Triple Layered Business
Model Canvas (TLBMC) untuk menggambarkan secara detail kondisi bisnis pada
lapisan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Hasil pengembangan model dalam
penelitian ini dapat menjadi peluang untuk para pelaku bisnis dalam
mengembangan bisnis SPKLU di Indonesia.
Perpustakaan Digital ITB