digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pemanasan global merupakan permasalahan penting yang menjadi perhatian bagi seluruh dunia karena berdampak pada perubahan lingkungan. Emisi gas karbon dioksida (CO2) menjadi penyumbang utama dalam pemanasan global, dengan sumber utamanya adalah sektor transportasi. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor transportasi mengalami transformasi yang signifikan karena adanya kendaraan listrik. Percepatan adopsi kendaraan listrik menjadi salah satu upaya untuk mengurangi emisi gas CO2 di Indonesia. Salah satu upaya untuk mendukung promosi industri kendaraan listrik adalah melalui pengembangan dan peningkatan kualitas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, yakni Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). SPKLU menjadi pendukung para pengguna kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya di luar rumah. Namun melihat kondisi SPKLU di Indonesia saat ini masih belum dapat memberikan layanan interoperabilitas, yang meningkatkan pengalaman pelanggan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang meneliti terkait pengembangan model bisnis terpadu SPKLU yang berorientasi pada tujuan keberlanjutan, sebagai bentuk upaya mendukung tercapainya Net Zero Emision (NZE) 2060. Pengembangan model bisnis terpadu berkelanjutan SPKLU dalam penelitian ini memadukan pendekatan Ecosystem Pie Model (EPM) untuk mengidentifikasi entitas dalam ekosistem SPKLU dengan Triple Layered Business Model Canvas (TLBMC) untuk menggambarkan secara detail kondisi bisnis pada lapisan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Hasil pengembangan model dalam penelitian ini dapat menjadi peluang untuk para pelaku bisnis dalam mengembangan bisnis SPKLU di Indonesia.