Amisbudi, sebuah inisiatif berbasis seni di bawah naungan Yayasan Our Dream Indonesia, memberdayakan remaja neurodivergen—terutama penyandang autisme dan Down Syndrome, melalui kegiatan melukis dan ekspresi kreatif. Penelitian ini membahas keterbatasan operasional Amisbudi saat ini, seperti ketergantungan berlebih pada satu pendiri dan ketiadaan model bisnis formal. Dengan mengusulkan kerangka Social Business Model Canvas (SBMC) dan Social Return on Investment (SROI), penelitian ini bertujuan menciptakan sistem yang berkelanjutan dan dapat direplikasi yang mengedepankan keterlibatan komunitas, diversifikasi pendapatan, dan dampak sosial yang terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran melalui wawancara pemangku kepentingan, survei, benchmarking, serta analisis internal-eksternal. Hasil penelitian menghasilkan rancangan strategis SBMC serta data kerangka SROI untuk Amisbudi, menawarkan jalur pengembangan melalui kolaborasi program CSR dan perluasan berbasis relawan. Tesis ini memberikan kontribusi pada wacana kewirausahaan sosial inklusif di Indonesia, khususnya dalam ranah terapi seni untuk penyandang disabilitas.
Perpustakaan Digital ITB