Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pasar dan finansial serta mitigasinya terhadap penerbitan Green Bond oleh PT Bank Negara Indonesia, salah satu Badan Usaha Milik Negara. Penelitian ini mengeksplorasi apa saja risiko penerbitan Green Bond, dan bagaimana cara memitigasinya. Tren yang berfokus pada ESG (Environment, Social, and Governance) terus meningkat dari tahun ke tahun. Tantangannya adalah kurangnya investasi dalam proyek-proyek ramah lingkungan. Green Bond bisa digunakan sebagai instrumen pembiayaan proyek yang dinilai ramah lingkungan. Namun, tidak banyak institusi yang berminat akan instrumen ini di Indonesia. Ketika BNI membutuhkan pendanaan karena terdapat obligasi yang akan jatuh tempo, mereka memutuskan akan melakukan refinance dengan menerbitkan Green Bond, menjadikan BNI sebagai bank pertama di Indonesia yang menerbitkan Green Bond. Dengan demikian, BNI menghadapi tantangan untuk menentukan risiko penerbitan Green Bond dan apakah layak untuk mengambil risiko untuk menerbitkannya, terutama mengenai risiko pasar dan keuangan. Manajemen risiko sangat penting dalam menentukan dan menemukan solusi atau mitigasi terhadap risiko tersebut. Dengan menentukan risiko, probabilitas dan dampak risiko juga dapat dianalisis. Dari identifikasi risiko tersebut, mitigasi risiko juga dapat dianalisis. Mitigasi akan mengurangi dampak atau kemungkinan terjadinya risiko. Setelah semua identifikasi risiko dan mitigasi selesai, Solusi dari analisis dapat digunakan sebagai rekomendasi dan acuan untuk manajemen risiko jika terjadi penerbitan Green Bond berikutnya. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi wawasan berharga untuk penelitian lain yang membahas topik serupa.
Perpustakaan Digital ITB