digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Kayra Prajna Setiadi
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Gunung Sawal merupakan gunung hutan hujan tropis di Ciamis, Jawa Barat. Gunung Sawal merupakan habitat bagi satwa endemik dari beragam taksa, salah satunya adalah avifauna (burung) yang memiliki beragam jasa ekologi bagi manusia. Gunung ini dilewati oleh beragam sungai yang merupakan zona riparian, salah satunya adalah Sungai Ci Gede, yang membentang dari area non konservasi hingga Suaka Margasatwa Gunung Sawal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan perbedaan komunitas burung di area non konservasi dan konservasi serta area prioritas konservasi di sepanjang Sungai Ci Gede, Gunung Sawal. Penelitian dilakukan pada empat tutupan lahan, yaitu kebun (KB), agroforestri (AG), Suaka Margasatwa area peralihan (PR), dan area curug (CR). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 Juni – 12 Juli 2025, menggunakan metode pengamatan point count radius 50 meter dengan total 12 titik pengamatan. Pengamatan pagi dilakukan selama 12 periode (15 menit/periode) dalam rentang waktu pukul 06:00 – 10:00 WIB. Perbedaan komunitas burung dianalisis dengan menghitung taxonomic diversity (diversity index, Non-metric Multidimensional Scaling (NMDS), dan Shannon Entropy Heatmap) serta functional diversity (Multifaceted Functional Diversity (MFD). Penentuan area prioritas konservasi dianalisis menggunakan Conservation Value Index (CVI). Berdasarkan hasil penelitian, tercatat 49 spesies, 28 famili, dan 1.919 individu burung. Analisis NMDS menunjukkan bahwa terdapat komunitas burung yang berbeda pada area konservasi (PR dan CR) dan non konservasi (KB dan AG) yang kekerabatannya divisualisasikan dengan Heatmap Shannon Entropy. Keanekaragaman spesies tertinggi dijumpai pada tutupan lahan agroforestri (AG) (H’ = 2,511). Analisis MFD menunjukkan adanya keragaman relung spesies berdasarkan traits fungsional berupa feeding guild dan stratum vegetasi. Komunitas burung yang merupakan spesies forest-dependent hanya ditemui di area konservasi (Suaka Margasatwa area peralihan (PR) & area curug (CR)). Sedangkan spesies generalis dapat ditemukan di seluruh tutupan lahan. Analisis CVI menunjukkan bahwa kebun (KB) merupakan tutupan lahan dengan dengan nilai prioritas konservasi tertinggi, yaitu 12.602 karena terdapat perjumpaan dengan elang jawa (Nisaetus bartelsi Stresseman, 1994) dengan status konservasi IUCN Endangered (EN).