digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Savitri [37021009]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Pakaian Nasional merupakan busana yang dikenakan oleh para tamu undangan, khususnya tamu perempuan, pada Upacara Kenegaraan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta. Penggunaan Pakaian Nasional ini telah diatur dalam Tata pakaian Acara Kenegaraan sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2010 dan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2018. Merujuk undang-undang tersebut memungkinkan upaya dalam merancang alternatif Pakaian Nasional, berupa kain yang secara khusus menggunakan kain sutera ATBM dengan teknik Jejak Alami yang selanjutnya disebut teknik Jelami, yang secara umum dikenal sebagai teknik ecoprint (pada prosesnya terdapat pembedaan teknik ecoprint dengan teknik Jelami). Urgensi penelitian ini terletak pada eksplorasi perancangan berbasis eksperimen terapan teknik Jelami dengan objek identitas bangsa, yaitu puspa melati (Jasminum sambac) sebagai Bunga Nasional atau Puspa Bangsa, sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional. Metode penelitian yang digunakan meliputi eksperimen, kajian estetik, dan eksplorasi perancangan kualitatif. Inspirasi estetik diambil dari ronce melati serta warna sogan khas batik klasik, yang menghadirkan makna sakral, ritual, anggun, dan agung, selaras dengan filosofi Jawa, serta diperuntukkan bagi perempuan Indonesia, khususnya perempuan Jawa. Tujuan penelitian ini adalah: (a) mengeksplorasi teknik Jelami puspa melati pada kain sutera ATBM sebagai alternatif kain untuk Pakaian Nasional dalam Upacara Kenegaraan; dan (b) merumuskan konsep estetik Jelami puspa melati yang meliputi bentuk, warna, komposisi, dan penamaan yang mencerminkan karakter perempuan Indonesia, dengan rujukan pada karakter perempuan Jawa. Hasil penelitian menunjukan terciptanya kain bermotif puspa melati dengan teknik Jelami sebagai alternatif kain untuk Pakaian Nasional dalam Upacara Kenegaraan.