digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Meira Madya Kurnia Putri
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

SKRIPSI Meira Madya Kurnia Putri
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) menjadi salah satu solusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca melalui penyimpanan CO? secara permanen di bawah permukaan. Cekungan Asri di Sumatra Bagian Tenggara memiliki potensi penyimpanan CO? pada saline aquifer maupun depleted oil reservoir, namun estimasi pada skala regional belum mampu menggambarkan karakteristik dan distribusi reservoir secara detail pada skala lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi reservoir melalui inversi AVO dan menggunakannya sebagai dasar dalam estimasi kapasitas penyimpanan CO? dengan pendekatan volumetrik pada reservoir terdeplesi Anggota Formasi Talang Akar di Area “Rases”. Karakterisasi reservoir dilakukan melalui analisis petrofisika empat sumur (BEATRIX_03, KOTARO_04, MARUKO_08, NUNO_10), prediksi log S-wave menggunakan Emerge Log Prediction, analisis AVO partial angle stack berdasarkan persamaan Ursenbach dan Stewart (2008), serta inversi seismik pre-stack menggunakan metode Linear Programming Sparse Spike (LPSS). Parameter elastis hasil inversi kemudian ditransformasikan menjadi atribut Curved Pseudo Elastic Impedance (CPEI) dan Pseudo Elastic Impedance Lithology (PEIL) untuk memperoleh distribusi pseudo porosity dan pseudo water saturation secara lateral. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kombinasi P-Impedance <19.350 (ft/s)(g/cc) dan rasio Vp/Vs <1,8 paling sensitif dalam mengidentifikasi reservoir batupasir. Inversi pre-stack LPSS menghasilkan model AI dan SI dengan korelasi terhadap data seismik sintetik sebesar 0,985–0,999 pada seluruh sumur. Hasil slicing CPEI dan PEIL menunjukkan heterogenitas reservoir yang berkaitan dengan variasi fasies fluviatil–deltaik. Zona barat daya hingga tengah diidentifikasi sebagai zona prospektif berdasarkan pseudo porosity yang relatif tinggi, pseudo water saturation yang relatif rendah, kontinuitas reservoir, serta indikasi integritas caprock yang baik. Hasil karakterisasi dari inversi AVO selanjutnya digunakan untuk menentukan parameter volumetrik, meliputi volume batuan reservoir dan porositas efektif, yang kemudian diintegrasikan dengan faktor efisiensi penyimpanan dan densitas CO? untuk mengestimasi kapasitas penyimpanan CO? pada reservoir terdeplesi Area “Rases” sebesar 3,48 ×105 ton CO?