2026 FAUSTINE ELEANORE ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» Gedung UPT Perpustakaan
Email yang dikirim melalui jaringan publik rentan terhadap penyadapan, modifikasi, dan
pemalsuan identitas. Kriptografi hibrid menggabungkan algoritma asimetris untuk pertukaran
kunci dan algoritma simetris untuk enkripsi data sehingga memberikan keamanan
dan efisiensi. Penelitian ini merancang sistem enkripsi email berbasis hybrid cryptosystem
menggunakan Elliptic Curve Diffie-Hellman (ECDH) pada kurva Koblitz K-233 untuk
pertukaran kunci dan AES-256-GCM untuk enkripsi serta autentikasi data. Implementasi
mencakup aritmatika lapangan biner F2233 , operasi kurva eliptik, ECDH, SHA-256, dan
AES-GCM yang dikembangkan secara mandiri pada Python tanpa pustaka ECC eksternal.
Sistem dilengkapi verifikasi fingerprint SHA-256 untuk mitigasi man-in-the-middle
(MITM), validasi titik kurva untuk mencegah invalid curve attack, serta cofactor clearing
dengan h = 4 untuk mencegah small subgroup attack. Pengujian dilakukan melalui
uji fungsional enkripsi-dekripsi dan simulasi lima serangan kriptografi. Hasil menunjukkan
seluruh proses enkripsi-dekripsi berjalan konsisten, mekanisme mitigasi ECC efektif menolak
serangan sebelum pembentukan kunci, dan AES-GCM mampu mendeteksi modifikasi
ciphertext melalui kegagalan verifikasi tag. Penggunaan nonce acak 96-bit terbukti menghilangkan
risiko nonce reuse secara praktis. Sistem masih memiliki keterbatasan pada
aspek replay attack.
Perpustakaan Digital ITB