digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Leola Fauziah
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Merkurius merupakan planet terdekat Matahari yang memiliki permukaan yang didominasi oleh berbagai fitur geologi. Fitur geologi tersebut disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor eksternal yang menghasilkan fitur kawah tumbukan, basin, hollow dan faktor internal yang menghasilkan fitur smooth plains, vent, facula, lobate scarps, wrinkle ridges, graben. Salah satu fitur geologi yang menarik untuk dipelajari adalah Caloris Basin. Caloris Basin merupakan kawah tumbukan terbesar di permukaan Merkurius dengan struktur geologi yang kompleks, mulai dari pembentukan hingga proses modifikasinya. Hal ini menjadikan Caloris Basin cocok digunakan sebagai laboratorium alami untuk memahami keterkaitan antara proses tumbukan, vulkanisme, dan tektonisme dalam perjalanan sejarah geologi Merkurius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi dan distribusi kawah tumbukan berdiameter lebih dari 10 km serta distribusi hollow, fitur vulkanik dan fitur tektonik di wilayah Caloris Basin. Mercury QuickMap digunakan untuk mengidentifikasi dan memetakan fitur-fitur tersebut untuk mengetahui pola distribusi tiap fitur. Dari hasil penelitian, ditemukan sebanyak 150 kawah berdiameter lebih dari 10 km. Sebanyak 13 facula dan 14 vent berhasil ditemukan. Facula dan vent banyak ditemukan di tepi Caloris Basin. Sebanyak 43 titik lokasi hollow berhasil ditemukan. Graben terlihat terkonsentrasi di bagian dalam Caloris Basin dengan distribusi berpola radial dan konsentris. Lobate scarps terlihat terdistribusi di tepi Caloris Basin dengan pola konsentris.