digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Abdul Aziz Hidayat
Terbatas  Perpustakaan Prodi Arsitektur
» Gedung UPT Perpustakaan

Seni Pertunjukan merupakan salah satu budaya seni yang terancam hilang karena perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, fenomena ini disebut juga dengan fenomena globalisasi dan modernisasi. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tingkat kekayaan dan keragaman budaya yang tinggi. Salah satu budaya seni pertunjukan dari suatu suku bangsa di Indonesia yang terancam hilang merupakan budaya suku bangsa Minangkabau. Tidak tersedianya fasilitas pertunjukan yang sesuai dengan standar juga menjadi salah satu alasan tidak berkembangnya budaya seni pertunjukan di ranah Minangkabau. Untuk itu dibutuhkan sebuah usaha untuk memulihkan kembali budaya seni pertunjukan tradisional Minangkabau dan tetap mengembangkan seni pertunjukan modern. Oleh karena itu, diperlukan sebuah fasilitas yang dapat mewadahi aktivitas seni pertunjukan di ranah Minangkabau. Pusat seni pertunjukan ini memiliki fasilitas utama berupa teater pada umumnya dan juga salah satu teater khas Minangkabau yaitu Medan nan Bapaneh. Selain itu, juga terdapat fasilitas sekunder serta fasilitas pendukung dalam proses keberjalanan operasional bangunan tersebut. Persoalan perancangan pada proyek ini terdiri dari tiga persoalan yaitu, adaptabilitas dan fleksibilitas ruang, identitas arsitektur Minangkabau dan atraktivitas wisata kebudayaan.