digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Naviatul Ilma [27124070]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi program ekstrakurikuler desain di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Generasi Juara yang meliputi kelas Desain Manual, Desain Digital Dasar, dan Desain Digital Lanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Evaluasi program disusun berdasarkan sintesis Model Pengembangan Kurikulum Taba dengan teori pendidikan nonformal, pembelajaran desain, dan asesmen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan analisis konten silabus. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif serta diverifikasi melalui triangulasi untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah didukung oleh pembagian peran yang jelas antara tutor, coach, Person in Charge (PIC), dan kepala PKBM. Program juga telah menerapkan enam dari tujuh tahapan dalam Model Pengembangan Kurikulum Taba dengan baik. Temuan utama menunjukkan bahwa analisis kebutuhan belum dilaksanakan secara sistematis, terutama dalam pemetaan kemampuan awal peserta. Selain itu, evaluasi pada pertemuan kedelapan belum sepenuhnya mengakomodasi karakteristik peserta usia dini karena instrumen evaluasi yang digunakan masih memiliki keterbatasan dalam menjaring respons verbal mereka. Analisis terhadap proses pembelajaran, hasil wawancara, dan karya peserta menunjukkan bahwa peserta telah menunjukkan perkembangan dalam penguasaan unsur dan prinsip dasar desain, motivasi untuk mengikuti pembelajaran, kesadaran terhadap aspek visual, serta minat untuk melanjutkan pembelajaran desain. Meskipun demikian, tingkat pencapaian peserta masih bervariasi sesuai dengan kemampuan awal, usia, dan kecepatan belajar masingmasing. Variasi tersebut tampak pada kemampuan peserta dalam menerapkan unsur dan prinsip desain pada komposisi yang lebih kompleks, terutama pada tahap pewarnaan, penyempurnaan karya, dan penerapan prinsip desain secara utuh. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan strategi untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program yang dikelompokkan ke dalam aspek aktor pelaksana, kurikulum dan kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi. Strategi tersebut disusun sebagai rekomendasi bagi PKBM Generasi Juara sekaligus sebagai prinsip yang dapat diadaptasi oleh PKBM lain sesuai dengan karakteristik peserta, kebutuhan, dan ketersediaan sumber daya. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program ekstrakurikuler desain pada pendidikan nonformal serta kontribusi metodologis berupa kerangka evaluasi program yang mempertimbangkan perbedaan usia dan tingkat kemampuan peserta.