digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Keberhasilan program Keluarga Berencana (KB), khususnya dalam penggunaan metode non-jangka panjang seperti kontrasepsi oral (pil KB), sangat bergantung pada kepatuhan akseptor yang didasari oleh pemahaman yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komparatif tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku (praktik) mengenai sediaan, cara pakai, dan efek samping kontrasepsi oral pada akseptor KB di Puskesmas UPTD Garuda dan Puskesmas UPTD Kopo, Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional potong lintang (cross-sectional) yang bersifat komparatif. Sampel penelitian berjumlah 120 responden wanita usia subur pengguna aktif kontrasepsi oral yang terbagi seimbang (masing-masing n=60) di Puskesmas Garuda dan Puskesmas Kopo. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah dinyatakan valid (p-value < 0,05) dan reliabel (Cronbach's alpha > 0,6). Analisis data meliputi analisis univariat untuk karakteristik demografi, analisis bivariat (Chi-Square/Spearman), serta analisis komparatif (Mann-Whitney U atau Independent Sample T-Test) untuk membandingkan luaran antar-puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas absolut akseptor KB oral merupakan pengguna lama (?1 bulan) sebesar 93,3% yang didominasi oleh ibu rumah tangga (95,0%) dengan tingkat pendidikan terakhir SMA/Sederajat (87,5%). Tidak terdapat korelasi signifikan antara lama waktu penggunaan pil KB dengan tingkat pengetahuan akseptor (p-value > 0,05). Secara garis besar, tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik akseptor di kedua fasilitas kesehatan tersebut sudah tergolong baik. Uji komparatif menunjukkan tidak adanya perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan antara akseptor di Puskesmas UPTD Garuda dan Puskesmas UPTD Kopo. Hal ini mengindikasikan bahwa penyebaran informasi dasar mengenai regulasi dosis dan efek samping pil KB telah tersosialisasi secara merata oleh tenaga kesehatan di kedua wilayah tersebut.