Alopesia androgenetik (AGA) merupakan kelainan rambut akibat sensitivitas
berlebihan terhadap hormon androgen. Minyak Nigella sativa (jintan hitam) dan
Aleurites moluccanus (kemiri) berpotensi meningkatkan pertumbuhan rambut
melalui dua mekanisme komplementer yaitu thymoquinone pada jintan hitam
menghambat ekspresi COX-2/PGD2, sedangkan asam linoleat dan oleat pada
kemiri meningkatkan sinyal Wnt/????-catenin. Penelitian sebelumnya pada mencit
non-AGA menunjukkan nanoemulsi kombinasi kedua minyak efektif
meningkatkan pertumbuhan rambut dengan ukuran partikel optimal 200????300 nm.
Penelitian kali ini bertujuan mengevaluasi efektivitas nanoemulsi minyak jintan
hitam, kemiri, dan kombinasinya (1:1) pada mencit jantan model AGA yang
diinduksi Sustanon (10 mg/kgBB, subkutan, 21 hari) untuk meningkatkan relevansi
klinis. Nanoemulsi dibuat menggunakan magnetic stirrer dan ultra-turrax
kemudian dievaluasi karakteristik fisikokimia, stabilitas freeze-thaw, iritasi dermal
akut, serta aktivitas pertumbuhan rambut pada enam kelompok selama 21 hari
pengolesan, dianalisis dengan ANOVA satu arah dan uji lanjutan LSD Fisher.
Ketiga sediaan NE memenuhi target ukuran partikel (230,3????240 nm) dengan PDI <
0,5 (0,365????0,467) dan pH optimal (4,55????4,59). Uji freeze-thaw menunjukkan
fluktuasi karakteristik globul akibat tekanan termal, dengan rata-rata ukuran
partikel NE Mix (214,91 nm) berada dalam rentang target 200????300 nm. Pengujian
morfologi dengan TEM menunjukkan globul minyak berbentuk sferis. Uji iritasi
seluruh sediaan menunjukkan skor iritasi sangat ringan. Pada model AGA, seluruh
kelompok NE menunjukkan peningkatan pertumbuhan rambut yang signifikan
dibandingkan kontrol positif, dengan NE Jintan tunggal menunjukkan efektivitas
tertinggi. Uji histologi mengonfirmasi peningkatan jumlah folikel dan dominansi
fase anagen pada kelompok NE dibandingkan kontrol positif. Ketiga sediaan NE
terbukti aman dan efektif meningkatkan pertumbuhan rambut pada model AGA.
Namun, hipotesis efek sinergis dari kombinasi kedua minyak tidak terbukti. Hasil
penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan terapi AGA berbasis bahan
alam yang aman dan efektif di masa mendatang.
Perpustakaan Digital ITB