digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Nanda Andresta
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Jembatan dengan tipe struktur atas rangka baja masih sering digunakan di Indonesia terutama pada jalan nasional penghubung antar daerah dikarenakan kemudahan dan kecepatan instalasi. Salah satu jembatan rangka baja di Pulau Seram, Maluku dibangun pada September 2021 dan memiliki fungsi yang vital sebagai penghubung 3 kabupaten. Jembatan studi kasus memiliki satu bentang jembatan panjang 100 meter dan terletak pada wilayah dengan nilai spektra permukaan tanah periode 1 detik (SD1) 0,37 yang termasuk pada kategori zona gempa 3. Sehingga perlu untuk menganalisis kapasitas dan tingkat kinerja dari struktur berdasarkan nilai persentase drift ratio sesuai dengan batasan dari National Cooperative Highway Research Program (NCHRP) 440. Performance Based Design adalah salah satu metode untuk mengevaluasi performa strukstur jembatan dari level Fully Operational, Operational, Life Safety sampai dengan Collapse berdasarkan persentase drift ratio dari perpindahan dibagi dengan tinggi efektif struktur. Non-linear static Push Over Analysis digunakan untuk menilai kinerja jembatan dengan menggunakan Program Komputasi Numerik Midas Civil 2022. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja seismik melalui analisis pushover, diperoleh nilai rasio drift sebesar 0,89% pada arah longitudinal dengan perpindahan 53,2 mm dan 0,26% pada arah transversal dengan perpindahan 15,5 mm. Nilai tersebut masih berada di bawah batasan rasio drift menurut NCHRP 440, sehingga tingkat kinerja struktur jembatan dikategorikan fully operational. Selain itu, mekanisme kelelehan sendi plastis pada elemen abutment dan pondasi bored pile berdasarkan FEMA 356 berada pada tingkat Immediate Occupancy, sementara struktur pondasi tetap berperilaku elastis, yang menunjukkan terpenuhinya konsep strong foundation– weak pier serta kemampuan struktur dalam mempertahankan fungsi struktur pascagempa.