Epoksida metil ester asam lemak atau epoxidized fatty acid methyl ester (EFAME)
merupakan kandidat pelentur polimer, utamanya polivinilklorida (PVC) yang dapat
menggantikan pelentur berbasis senyawa ftalat. Produksi EFAME umumnya
melibatkan reagen asam organik dan peroksida air dengan komposisi mol yang
melebihi jumlah olefin FAME. Proses ini melepaskan kalor yang besar dalam
waktu singkat yang relatif sukar dikendalikan. Epoksidasi FAME dengan tersier
butil hidroperoksida (TBHP) terkatalisis logam transisi menunjukkan reaksi yang
lebih lunak dan aman. Perubahan ikatan rangkap pada FAME menjadi cincin
epoksida dapat difasilitasi dengan logam transisi yang bersifat oksofil seperti
vanadium, molibdenum, wolfram dan mangan pada bilangan oksidasi tingginya.
Pada penelitian ini, senyawa kompleks vanadil(IV) asetilasetonat, VO(acac)2, dan
vanadil(IV) salisiliden 2-aminotereftalat, VO(HBDC-FI-Sal)(H2O), digunakan
untuk mengkatalisis reaksi epoksidasi metil oleat menjadi epoksida metil oleat.
Program extended tight-binding (xTB) yang terimplementasikan pada ORCA 5.0.2
digunakan untuk mempelajari reaksi epoksidasi metil oleat. Studi komputasi pada
tingkat GFN2-xTB menunjukkan bahwa epoksidasi metil oleat dengan TBHP
terkatalisis VO(acac)2 memiliki energi pengaktifan ?????‡(323 K) untuk tahapan
mekanisme Sharpless sebesar +104,8 kJ/mol dalam fasa gas dan +124,3 kJ/mol
dalam pelarut n-heksadekana. Tetapan konstanta dielektrik n-heksadekana dipilih
sebagai model lingkungan metil oleat. Interaksi kompleks VO(acac)2 dengan TBHP
berlebih menunjukkan pembentukan kompleks vanadium(V) dengan mengacu pada
spektrum serapan cahaya tampak dan sifat magnetik kualitatif senyawa kompleks.
Spektrum serapan inframerah dari kompleks VO(acac)2 pasca reaksi dengan 2 mol
eq. TBHP menunjukkan karakter senyawa oksida. Senyawa kompleks VO(HBDCFI-
Sal)(H2O) disintesis dan pembentukannya diamati dengan spektroskopi
inframerah, pengukuran sifat magnetik dan analisis gravimetri. Epoksidasi metil
oleat dengan TBHP terkatalisis VO(acac)2 menunjukkan hasil epoksida metil oleat
(%EMO) tertinggi dengan komposisi 0,3 mol% katalis dan 3 mol ekivalen TBHP
terhadap olefin pada 50 °C selama 7 jam. Senyawa kompleks VO(acac)2,
VO(bzbz)2 dan VO(HBDC-FI-Sal)(H2O) menunjukkan aktivitas katalitik
pembentukan EMO berturut-turut 58%, 55% dan 62%.
Perpustakaan Digital ITB