digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

NADA NAZA FAHIRA
PUBLIC Open In Flipbook Latifa Noor

Enhanced Oil Recovery (EOR) merupakan metode lanjutan dalam produksi minyak untuk meningkatkan perolehan minyak setelah tahap primer dan sekunder. Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) yang memanfaatkan bahan kimia seperti surfaktan untuk menurunkan tegangan antarmuka (TAM) antara minyak dan air, sehingga memudahkan mobilisasi minyak dari pori-pori batuan. Alkil ester berbasis polietilen glikol (PEG) merupakan surfaktan nonionik turunan asam lemak yang memiliki stabilitas termal yang baik, sehingga berpotensi digunakan pada kondisi reservoir dengan temperatur tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis surfaktan alkil ester polimerik berbasis asam oleat serta mengevaluasi potensinya sebagai bahan kimia untuk aplikasi EOR melalui metode injeksi kimia. Sintesis dilakukan melalui reaksi esterifikasi antara asam oleat dan PEG-200 menggunakan katalis Al2O3-asam, sehingga diperoleh produk alkil ester polimerik. Katalis Al2O3-asam disintesis dengan mengimpregnasi Al2O3 menggunakan H2SO4 15% (b/b), kemudian dikalsinasi pada 300 °C selama 24 jam dan dilanjutkan pada 600 °C selama 6 jam. Katalis Al2O3-asam dikarakterisasi menggunakan X- Ray Diffraction (XRD) yang menghasilkan puncak karakteristik pada 2? sekitar 37°, 45°, dan 67° yang sesuai dengan pola ?-Al2O3 teraktivasi. Karakterisasi struktur dan kemurnian senyawa dilakukan melalui Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi gugus fungsi, uji kromatografi lapis tipis (KLT), Liquid Chromatography- Mass Spectrometry (LC-MS) untuk menentukan massa molekul dan mengonfirmasi keberadaan senyawa hasil sintesis, serta spektroskopi 1H-NMR dan 13C-NMR (Nuclear Magnetic Resonance) untuk analisis struktur molekul secara rinci. Evaluasi kinerja meliputi Aqueous Stability Test (AST), kelakuan fase, dan tegangan antarmuka. Secara keseluruhan, hasil karakterisasi menunjukkan bahwa produk merupakan campuran homolog PEG-200 oleat yang kemungkinan terdiri atas PEG monooleat sebagai salah satu komponen utama serta PEG dioleat, sesuai dengan sifat polidispersi PEG-200 dan keberadaan dua gugus hidroksil terminal pada PEG. Hasil evaluasi kinerja menunjukkan bahwa surfaktan alkil ester polimerik berbasis asam oleat dapat diaplikasikan untuk meningkatkan perolehan minyak melalui injeksi kimia (CEOR). Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, konsentrasi surfaktan yang cocok digunakan adalah 0,75% (b/b).