Kayla Putri Fatimah Azahra [17222104]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Felting merupakan teknik pembentukan tekstil nonwoven tertua yang
memanfaatkan proses penguncian serat wol melalui tekanan, panas, kelembapan,
dan gesekan. Material yang dihasilkan memiliki karakteristik ringan, lembut, dan
bertekstur menyerupai beludru, namun memiliki kelemahan berupa daya serap air
yang tinggi sehingga rentan mengalami abrasi, pilling, penyusutan, dan penurunan
kualitas struktur. Selain itu, pemanfaatan teknik felting masih didominasi pada
produk berbasis kriya, sehingga pengembangannya sebagai material untuk fashion
fungsional masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kombinasi teknik needle felting, wet
felting, dan nuno felting melalui sandwich method untuk menghasilkan material
felting yang lebih kuat, ringan, dan memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap
air. Teknik needle felting digunakan untuk membantu migrasi serat wol pada kain
dasar, sedangkan wet felting memperkuat ikatan antar serat melalui mekanisme
interlocking. Penggunaan kain tipis pada nuno felting membentuk struktur
komposit yang tetap ringan namun stabil.
Pendekatan biomimetik diterapkan dengan mengadaptasi karakteristik morfologi
dan anatomi jamur Turkey Tail(Trametes versicolor), meliputi struktur hifa yang
saling berjalin, tekstur permukaan yang lembut, serta prinsip perlindungan
terhadap kelembapan. Hasil eksplorasi kemudian diimplementasikan pada produk
akhir berupa tas tangan. Penelitian ini diharapkan menghasilkan inovasi material
felting yang lebih fungsional serta memberikan kontribusi terhadap
pengembangan material tekstil nonwoven berbasis biomimetik untuk produk
fashion.
Perpustakaan Digital ITB