Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia, terutama di sektor
perkebunan yang memiliki nilai penting dalam kegiatan ekspor maupun pasar
dalam negeri. Meningkatnya minat masyarakat terhadap kebiasaan minum kopi
sejak tahun 2019 serta tersebar luasnya kedai kopi, khususnya di Kota Bandung
sekitar 590-an kedai kopi, menjadikan kopi tidak hanya sebagai komoditas lokal
yang bernilai ekonomi, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat masa kini.
Aktivitas penyeduhan yang dilakukan oleh kedai kopi, menghasilkan ampas kopi
yang berpotensi untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan pewarna untuk produk
tekstil. Penelitian ini bertujuan merancang produk suvenir dengan pewarna alami
ampas kopi dengan inspirasi visual dari Wheels Coffee Roaster. Metode yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode practice-based research.
Hasil perancangan produk akhir menunjukkan bahwa ampas kopi dapat
dikembangkan menjadi material pewarna tekstil yang memiliki nilai ekologis
melalui pemanfaatan limbah organik, nilai estetis melalui karakter warna alami
ampas kopi, dan nilai fungsional melalui pengembangan produk suvenir. Selain
sebagai suvenir, produk yang dihasilkan juga berperan sebagai media komunikasi
visual yang merepresentasikan suatu merek serta potensi pemanfaatan limbah
dalam bidang kriya tekstil.
Perpustakaan Digital ITB