digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Neila Khansa Adila [17422013]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Menikmati musik merupakan pengalaman yang terus berkembang seiring perubahan format dan medium yang tersedia. Dari rekaman audio hingga pertunjukan langsung, setiap format menawarkan bentuk kedekatan yang berbeda antara audiens dan musik yang mereka apresiasi. Keduanya memiliki keterbatasan mendasar, rekaman kehilangan dimensi kehadiran, sementara konser tidak dapat diakses secara universal. Perancangan ini mengusulkan cara baru dalam menikmati musik melalui pengalaman Virtual Reality (VR) 360° berbasis performa My Chemical Romance (MCR). MCR dipilih karena memiliki identitas visual yang kuat, karakter musikal yang teatrikal, dan narasi konseptual yang distingtif per era album, sehingga berpotensi untuk diterjemahkan ke dalam ruang tiga dimensi yang imersif. Perancangan menggunakan pendekatan Double Diamond dengan pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara ahli dan penggemar, serta observasi media sejenis dan objek perancangan. Kerangka analisis utama yang digunakan adalah teori Remediasi (Bolter & Grusin, 1999), yang menjelaskan bagaimana VR meremediasi video musik dan pertunjukan live MCR melalui dua logika simultan: immediacy yang menghadirkan rasa kehadiran langsung, dan hypermediacy yang mempertegas sifat ekspresif medium digital. Analisis diperkuat dengan Oniontology of Musical Performance (Mazzola, 2011), teori naratif pertunjukan (Sommer, 2005), dan kerangka IARR (Dasovich-Wilson et al., 2022). Hasil perancangan berupa prototipe VR 360° stereoscopic yang menghadirkan tiga ruang virtual dengan atmosfer emosional, keterlibatan naratif, dan representasi performatif yang tidak dapat dihadirkan oleh medium dua dimensi manapun.