Pembentukan pit lake pada tambang terbuka pascatambang merupakan proses
hidrologi–geokimia bertahap yang dipengaruhi oleh kenaikan muka air, peningkatan
volume air, dan perubahan ekspos litotipe dinding pit. Pada tahap awal pengisian,
kualitas air umumnya sangat asam dengan pH rendah, alkalinitas terbatas, serta
konsentrasi sulfat dan logam terlarut yang tinggi akibat dominasi pelindian material
reaktif. Meskipun proses pencampuran antar tahap pengisian (staging) dan peningkatan
volume air mendorong pengenceran alami, hasil simulasi menunjukkan bahwa kondisi
netral tidak dapat dicapai tanpa intervensi kimia, sehingga diperlukan strategi remediasi
yang efektif untuk menjaga kestabilan kualitas air pit lake dalam jangka panjang.
Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi kualitas air pit lake berbasis pendekatan
staging, mengevaluasi kondisi geokimia sebagai baseline, serta membandingkan
efektivitas dua skenario aplikasi penetral, yaitu penetralan tunggal setelah pit lake terisi
penuh dan penetralan bertahap selama proses pengisian. Pemodelan dilakukan
menggunakan perangkat lunak PHREEQC melalui simulasi pencampuran berbasis
volume pada sepuluh tahap pengisian hingga mencapai volume kumulatif maksimum.
Analisis mencakup spesiasi ionik, indeks kejenuhan mineral, kurva titrasi geokimia,
serta perhitungan kebutuhan bahan penetral CaCO?, Ca(OH)?, dan NaOH untuk
mencapai pH target 7.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa Ca(OH)? memberikan kinerja netralisasi paling
stabil dan terkontrol untuk aplikasi skala besar. NaOH menghasilkan respons pH paling
cepat, namun berisiko menyebabkan overshoot pH dan peningkatan salinitas,
sedangkan CaCO? menunjukkan efektivitas yang lebih terbatas akibat kinetika
pelarutan yang lambat. Dari sisi skenario aplikasi, penetralan bertahap menghasilkan
kebutuhan Ca(OH)? yang lebih rendah, yaitu 13.532.517,12 kg, atau sekitar 10,43%
lebih efisien dibandingkan penetralan tunggal, serta menghasilkan kestabilan pH yang
lebih baik. Dengan demikian, kombinasi penggunaan Ca(OH)? dan skenario penetralan
bertahap merupakan pendekatan paling stabil, aman, dan efisien untuk remediasi
kualitas air pit lake pascatambang.
Perpustakaan Digital ITB