ABSTRAK Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Muhammad Reynaldi Yusuf
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Pasar Cihapit merupakan pasar tradisional di tengah Kota Bandung yang
mengalami proses regenerasi secara organik melalui gerakan komunitas kreatif
pada tahun 2015. Setelah pandemi, Gerakan kuliner yang dipelopori komunitas
kreatif mulai bergeser identitasnya menjadi destinasi wisata kuliner dengan daya
tarik wisata, menunjukkan mekanisme turistifikasi. Perubahan fungsi pasar dari
ruang jual beli bahan pokok menjadi destinasi wisata di pasar Cihapit memunculkan
dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya dipahami efeknya terhadap komunitas
pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efek turistifikasi
terhadap komunitas pedagang pasar yang mencakup rutinitas ekonomi, bentuk
adaptasi, persepsi dan aspirasi pedagang, serta evaluasi keberlanjutan ekonomi
proses regenerasi yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode campuran
dengan pendekatan deskriptif-evaluatif. Pengumpulan data dilakukan melalui
kuesioner yang diisi 31 pedagang dan wawancara mendalam dengan Kepala Pasar
dan Ketuaa Paguyuban Pedagang. Data dianalisis menggunakan teknik statistikdeskriptif, analisis tematik, serta analisis kesenjangan. Penelitian menunjukkan
bahwa walaupun tidak terjadi pengusiran pedagang lama oleh pedagang kuliner,
keuntungan yang dibawa efek turistifikasi tidak dirasakan secara merataS lintas
komoditas. Pedagang pasar beradaptasi secara selektif lewat adopsi teknologi
transaksi digital, namun terbatas dalam kapabitlias promosi secara aktif. Mayoritas
pedagang mendukung kehadiran wisata kuliner namun mengeluhkan keadaan
fasilitas publik seperti parkir dan pengelolaan sampah yang overload. Evaluasi
keberlanjutan ekonomi menunjukkan bahwa regenerasi Pasar Cihapit belum
sepenuhnya inklusif terhadap seluruh pedagang.
Perpustakaan Digital ITB