ABSTRAK Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Lucyana
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Kawasan Metropolitan Jabodetabek-Punjur menghadapi tekanan konversi tutupan
lahan yang masif akibat urbanisasi yang tidak terkendali dengan tutupan lahan
terbangun yang telah melampaui 61% dari total luas kawasan. Dinamika perubahan
ini berlangsung di tengah kompleksitas tata kelola tiga provinsi yang rentan
terhadap inkonsistensi regulasi, terutama sejak ditetapkannya Peraturan Presiden
Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan
Jabodetabek-Punjur sebagai instrumen pengendalian utama Kawasan Strategis
Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dinamika perubahan tutupan
lahan di Kawasan Metropolitan Jabodetabek-Punjur terhadap arahan tata ruang
kawasan dalam konteks perbedaan regulasi lintas batas administratif. Penelitian ini
menggunakan data citra satelit Landsat 5, 8, 9, serta dokumen rencana dan regulasi
tata ruang. Analisis dilakukan melalui klasifikasi tutupan lahan menggunakan
algoritma Random Forest (RF) pada platform Google Earth Engine (GEE), analisis
kesesuaian melalui overlay berbasis GIS antara peta tutupan lahan tahun 2025
terhadap rencana pola ruang Kawasan Jabodetabek-Punjur, serta analisis
komparatif regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah pada tingkat provinsi dan daerah
terhadap Perpres No. 60 Tahun 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat
perubahan tutupan lahan selama 20 tahun terakhir terutama pada kelas terbangun
yang bertambah 17,88%. Analisis kesesuaian tutupan lahan menunjukkan bahwa
luas area yang tidak sesuai seluas 3.412,47 km2 atau 48,3% dari luas kawasan.
Sementara itu, untuk area yang sesuai seluas 3.652,85 km2 atau 51,7% dari luas
kawasan. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun kawasan perkotaan sebagian
besar telah sesuai dengan rencana tata ruang, kawasan peri-urban dan zona
penyangga lindung justru mengalami konversi tutupan lahan secara luas. Dari
analisis komparatif regulasi tata ruang, didapatkan bahwa masih diperlukan
penyelarasan antara tujuan, prioritas, serta koordinasi pada mekanisme lintas batas
administratif.
Perpustakaan Digital ITB