Abstrak - ANDREW
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Penyakit serebrovaskular, terutama stroke, menjadi penyakit dengan jumlah kasus terbanyak di Indonesia setelah penyakit jantung dan kanker. Perkembangan teknologi medis mendorong penanganan minimal invasif seperti kateterisasi vaskular, namun prosedur ini memerlukan operator terlatih. Salah satu pendekatan untuk mendukung pelatihan tersebut adalah penggunaan phantom vaskular berbasis polyvinyl alcohol hydrogel (PVA-H), yang dipilih karena sifat mekaniknya dapat diatur. Penelitian ini bertujuan memfabrikasi dan menguji phantom vaskular tanpa dinding (wall-less/box model) berbasis PVA-H yang mereplikasi anatomi pembuluh darah dari arteri femoralis hingga Middle Cerebral Artery (MCA), sekaligus menentukan formulasi PVA-H dengan compliance mendekati aortic arch, serta mengevaluasi kemampuannya dalam memfasilitasi pelatihan kateterisasi serebral bagi dokter residen. Phantom dirancang memiliki kasus aneurisma pada bifurkasi MCA (segmen M1–M2), dan fabrikasi gel dilakukan tanpa perendaman etanol/air untuk mencegah shrinkage. Sistem pendukung simulasi turut dikembangkan, meliputi sistem pemompaan fluida, pencitraan visual posisi kateter real-time, dan struktur penopang centerline konektor. Hasil pengujian geometri menunjukkan kesesuaian yang tinggi terhadap desain acuan, dengan error rata-rata diameter sebesar 0.98±0.96 mm, panjang 4.97±4.26 mm, sudut 3.00?±3.10?, dan kelengkungan (curvature) sebesar 0.0037 ?????????1. Pengujian compliance secara langsung tidak berhasil dilakukan secara optimal akibat kebocoran fluida pada antarmuka konektor gel dan selang saat diberi tekanan syringe pump, sehingga penentuan formulasi PVA yang sesuai dengan target compliance dilakukan melalui pendekatan studi literatur PVA 16 wt% dipilih sebagai komposisi paling mendekati target compliance aortic arch (0.181 %/mmHg). Evaluasi oleh delapan dokter memperoleh skor rata-rata 3.4 dari 5.0, dengan dokter senior (>10 tahun pengalaman) memberi skor 4.3 dari 5.0, menunjukkan potensi tinggi phantom sebagai media simulasi. Kendala teknis seperti shrinkage gel dan kebocoran sambungan masih menjadi tantangan. Secara keseluruhan, phantom PVA-H beserta sistem pendukungnya secara geometris akurat dan berpotensi sebagai media simulasi pelatihan kateterisasi vaskular.
Perpustakaan Digital ITB