Cover_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 1_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 2_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 3_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 4_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 5_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 6_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 7_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Pustaka_Alisha Reida Dharmawan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Diabetes mellitus merupakan suatu gangguan metabolisme yang umumnya ditandai dengan
peningkatan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pola makan
terbatas waktu (time-restricted feeding/TRF) pada diabetes mellitus dan interaksinya dengan aktivitas
metformin pada tikus. Tikus yang telah diinduksi menggunakan aloksan dipuasakan dalam jendela
waktu yang berbeda (12 jam, 16 jam, atau 20 jam) bersamaan dengan perlakuan metformin atau
kelompok kontrol. Kadar glukosa darah dan berat badan tikus diukur pada hari ke-7,14,21,28, dan 35
dari waktu awal pemuasaan. Kelompok tikus yang dipuasakan selama 16 jam dan 20 jam menunjukkan
penurunan kadar glukosa darah dan bobot badan yang signifikan (p<0,05) dibandingkan dengan
kelompok kontrol. Kelompok tikus yang dipuasakan selama 16 jam dan 20 jam menunjukkan
penurunan yang signifikan (p<0,05) sedangkan kelompok puasa 12 jam tidak menunjukkan perbedaan
yang signifikan (p>0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Perlakuan metformin secara oral
menghasilkan penurunan yang signifikan dalam kadar glukosa darah dan berat badan (p<0,05).
Kelompok terapi TRF yang diberikan metformin tidak menunjukkan perbedaan penurunan kadar
glukosa darah dan bobot badan yang signifikan (p>0,05) dibandingkan dengan kelompok metformin.
Hasil ini menunjukkan bahwa TRF dengan jendela puasa 16 jam dan 20 jam efektif dalam menurunkan
kadar glukosa darah dan berat badan pada tikus dengan diabetes. Namun, TRF tidak berpengaruh
terhadap aktivitas metformin.
Perpustakaan Digital ITB