Disfagia orofaringeal merupakan gangguan menelan yang umum terjadi pada lansia
dan pasien dengan kondisi neurologis yang berisiko terhadap aspirasi pneumonia,
dehidrasi, dan malnutrisi pada pasien. Salah satu metode utama untuk mencegah
risiko tersebut adalah dengan memodifikasi tekstur cairan menggunakan agen
pengental (thickener) untuk mencapai tingkat viskositas yang aman dikonsumsi
pasien. Namun, pada proses persiapan cairan secara manual di fasilitas perawatan
sering kali menghadapi kendala inkonsistensi viskositas akibat faktor human error,
variabel suhu, dan waktu tunggu (standing time), sehingga menimbulkan beban
kerja bagi tenaga medis dan caregiver. Penelitian ini bertujuan untuk merancang
sistem persiapan otomatis sebagai produk assistive yang mampu menjamin
viskositas dan temperatur cairan bagi penderita disfagia. Penelitian ini dilakukan
dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi
digital, serta wawancara dengan dokter spesialis, terapis wicara, dan caregiver.
Produk hasil rancangan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyajian
cairan serta meminimalisir risiko komplikasi kesehatan yang mendukung dalam
pemenuhan kebutuhan hidrasi pasien
Perpustakaan Digital ITB