BAB 1 Imelda Kristia Yikwa
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Imelda Kristia Yikwa
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Imelda Kristia Yikwa
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Imelda Kristia Yikwa
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Imelda Kristia Yikwa
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA Imelda Kristia Yikwa
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Formasi Balikpapan pada Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, merupakan salah satu formasipenghasil batubara yang memiliki variasi kualitas signifikan akibat pengaruh lingkunganpengendapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kualitas batubaraterhadap kedalaman (depth), mengetahui hubungan antarainherent moisture,ash content,volatile matter, danfixed carbonterhadapGross Calorific Value(GCV), serta mengetahuirankbatubara pada Seam 4, Seam 5, dan Seam 6 Blok 2. Penelitian dilakukan terhadap 11 sampelhasil analisis proksimat padakondisiair-dried basis(adb), menggunakan pendekatan analisisvariasi vertikal kedalaman terhadap parameter kualitas dan analisis regresi linear parameterproksimat terhadap GCV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seam 4 merupakan seam yangpaling terpengaruh oleh perubahan kedalaman, ditunjukkan oleh rentang nilai seluruhparameter yang jauh lebih lebar dibandingkan Seam 5 dan Seam 6 (GCV 3.089–6.462 kal/g;ash content4,08–49,52%), akibat sisipan material non-batubara (parting) berupaclaystoneataumudstonepada kedalaman 42,75 m.Ash contentmenunjukkan korelasi terkuat terhadapGross Calorific ValueGCV pada Seam 4 (R =-0,996; R² = 0,9919), demikian pulavolatilematter(R = +0,9998; R² = 0,9997) danfixed carbon(R = +0,997; R² = 0,9932), sedangkaninherent moisturejustru berkorelasi terkuat pada Seam 5 (R =-0,968; R² = 0,9377), sesuaiteori.Berdasarkan klasifikasi ASTM dan DIN, Seam 5 termasukSub-bituminus,sedangkanSeam 4 dan Seam 6 termasukHigh Volatile Bituminous,yang menunjukkan peningkatanperingkat batubara dari Seam 5 menuju Seam 6.
Perpustakaan Digital ITB