digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Vega Amarazka
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 1 Vega Amarazka
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza Ringkasan

BAB 2 Vega Amarazka
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 3 Vega Amarazka
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 4 Vega Amarazka
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 5 Vega Amarazka
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

PUSTAKA Vega Amarazka
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Studi ini mengkaji kelayakan finansial dari potensi merger antara Grab dan GoTo, dua perusahaan platform digital terkemuka di Indonesia yang memiliki layanan tumpang tindih di bidang mobilitas, pengiriman makanan, dan pembayaran. Meskipun memiliki skala yang besar, kedua perusahaan tersebut terus mencatat kerugian signifikan akibat operasi yang tumpang tindih dan biaya akuisisi pelanggan yang tinggi. Seiring dengan pergeseran fokus investor dari pertumbuhan ke profitabilitas, merger dapat menjadi jalur potensial menuju efisiensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Discounted Cash Flow (DCF) dan Free Cash Flow to Firm (FCFF) untuk memperkirakan nilai perusahaan secara terpisah selama lima tahun. Sinergi kemudian diperkirakan berdasarkan penghematan biaya dan potensi peningkatan pendapatan dari integrasi operasional. Nilai perusahaan gabungan dibandingkan dengan jumlah nilai perusahaan secara terpisah untuk menilai manfaat merger. Dua strategi keluar yang disederhanakan dimodelkan: (1) Penawaran Umum Perdana (IPO) menggunakan rasio EV/Pendapatan, dan (2) Penjualan Strategis menggunakan rasio EV/EBITDA. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana investor mungkin merealisasikan nilai setelah merger. Temuan menunjukkan bahwa merger berpotensi menghasilkan sinergi yang signifikan serta meningkatkan daya tarik finansial perusahaanl, meskipun tetap menghadapi risiko implementasis dan keterbatasan regulasi. Walaupun analisis ini terbatas pada pemodelan finansial berbasis data publik, analisis ini memberikan wawasan awal yang relevan bagi para pemangku kepentingan dalam mengevaluasi strategi konsolidasi di sektor digital.