digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Lokasi penelitian terletak pada koordinat 772756 mT dan 9246113 mU (UTM WGS 1984), yaitu di Pasir Cikamuning, Padalarang, Jawa Barat. Lokasi merupakan singkapan tebing dengan litologi batugamping Formasi Rajamandala. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme sedimentasi Turbidit Karbonat melalui fasies, variasi dan komposisi penyusunnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Pengukuran Penampang Stratigrafi (PPS) dan pengambilan sampel batuan secara skematik. Analisis Petrografi dilakukan untuk mengidentifikasi litofasies dan komposisi material penyusun batuan. Data komposisi dan tekstur batuan karbonat digunakan sebagai acuan dalam menginterpretasi asosiasi fasies. Data komposisi juga menjadi acuan dalam menginterpretasi shedding. Komposisi dikelompokkan menjadi 9 kelas penyusun, yaitu foraminifera bentik, foraminifera planktonik, alga merah, moluska, koral, peloid, intraklas, agregat dan milioid. Keseluruhan data digunakan untuk menginterpretasi mekanisme sedimentasi. Batugamping pada lokasi penelitian diendapkan melalui mekanisme aliran massa gravitasi pada lereng karbonat dan diendapkan sebagai Turbidit Karbonat. Turbidit Karbonat pada lokasi penelitian terdiri dari litofasies Foraminiferal Wackestone, Skeletal Wackestone, Foraminiferal Packstone, Skeletal Packstone, Coral Wackestone dan Coral Grainstone. Keenam litofasies tersebut membentuk asosiasi fasies Basin Margin Carbonate Turbidite & Debrite. Terdapat dua kondisi shedding pada saat sedimentasi, yaitu Lowstand Shedding dan Highstand Shedding. Pada lokasi penelitian terjadi urutan proses shedding dari tua ke muda berupa Lowstand-Highstand-Lowstand-Highstand.