digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Perubahan iklim meningkatkan kebutuhan mitigasi berbasis ekosistem pesisir, khususnya mangrove sebagai penyerap blue carbon yang signifikan. Degradasi mangrove akibat alih fungsi lahan mengancam cadangan karbon dan keseimbangan ekologis kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi spasial multitemporal mangrove, mengestimasi stok blue carbon, serta memprediksi perubahan tutupan mangrove dan stok karbon hingga tahun 2029 di kawasan Segara Anakan. Data citra Landsat tahun 2017, 2021, dan 2025 digunakan untuk analisis multitemporal, dengan klasifikasi tutupan mangrove tahun 2025 dilakukan menggunakan algoritma Random Forest berbasis variabel spektral, indeks vegetasi (NDVI, NDWI, NDMI, EVI, SAVI, TSAVI), dan canopy height. Estimasi stok blue carbon menggunakan model regresi Random Forest yang mengintegrasikan data referensi karbon dari studi terdahulu, tanpa ketergantungan pada pengukuran lapangan langsung. Prediksi tutupan mangrove 2029 dihasilkan melalui model CA-Markov (Cellular Automata–Markov Chain) yang mensimulasikan dinamika perubahan lahan secara spasial, kemudian digunakan sebagai dasar estimasi stok karbon prediktif. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar ilmiah bagi kebijakan rehabilitasi mangrove dan mitigasi perubahan iklim di tingkat regional maupun nasional.