Penelitian ini menganalisis minat beli konsumen terhadap keripik tradisional yang dijual di
supermarket lokal di Jakarta serta merumuskan implikasi strategi pemasaran bagi PT Sari Rasa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 responden yang
pernah membeli keripik tradisional di supermarket lokal di Jakarta. Data dianalisis menggunakan
Principal Component Analysis dan regresi linear berganda. Konstruk promosi dikeluarkan dari
analisis regresi karena tidak memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa harga, ketersediaan produk, dan kualitas produk berpengaruh positif dan
signifikan terhadap minat beli, dengan harga sebagai determinan terkuat, sementara kemasan dan
gaya hidup tidak ditemukan berpengaruh signifikan. Model penelitian mampu menjelaskan 82,0
persen variasi minat beli konsumen. Analisis PESTEL dan SWOT selanjutnya dilakukan dengan
memanfaatkan laporan industri dan temuan penelitian untuk menyusun rekomendasi strategi
pemasaran. Strategi yang diusulkan memprioritaskan komunikasi nilai terhadap harga serta
perluasan ketersediaan produk melalui peningkatan cakupan supermarket, penambahan ragam
varian rasa, dan konsistensi ketersediaan stok.
Kata Kunci: Keripik Tradisional; Minat Beli; Strategi Pemasaran; SWOT; PESTEL
Perpustakaan Digital ITB