IFRS 17 menetapkan kerangka pengukuran kontrak asuransi yang lebih konsisten
dan transparan, dan salah satu komponen utama yang harus diestimasi adalah Penyesuaian
Risiko (RA) sebagai kompensasi atas ketidakpastian risiko non-finansial.
Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menghitung RA mortalitas sesuai
pendekatan IFRS 17 dengan memisahkan tiga sub-risiko utama, yaitu risiko tingkat,
katastrofik, dan tren. Perhitungan dimulai dengan menentukan Estimasi Terbaik
Liabilitas (BEL) melalui proyeksi arus kas berdasarkan ekspektasi probabilitas dan
tidak memuat margin kehati-hatian secara implisit. Risiko tingkat dimodelkan menggunakan
distribusi majemuk Poisson dan pendekatan kuantil Cornish-Fisher untuk
menangkap variabilitas klaim. Risiko katastrofik dianalisis melalui skenario guncangan
pada probabilitas kematian dengan kalibrasi Student-t, sedangkan risiko
tren dievaluasi menggunakan model Extended Cairns-Blake-Dowd (CBD) melalui
estimasi MLE dan membuat proyeksi tabel mortalitas berdasarkan model tersebut
untuk menghasilkan variasi BEL antar periode tren. RA mortalitas total dihitung
dengan mempertimbangkan struktur dependensi dan distribusi marginal dari tiap
sub-risiko menggunakan Gaussian Copula. Hasil simulasi pada produk Term Life
dan Whole Life menunjukkan bahwa risiko tren memberikan kontribusi paling
dominan terhadap pembentukan nilai RA akibat ketidakpastian yang terakumulasi
dalam jangka panjang. Agregasi menggunakan Gaussian Copula terbukti memberikan
manfaat diversifikasi yang membuat pencadangan modal risiko menjadi lebih
efisien. Analisis sensitivitas juga mengonfirmasi bahwa nilai RA sangat dipengaruhi
oleh durasi pertanggungan, usia tertanggung, dan tingkat kepercayaan, serta model
usulan ini menghasilkan estimasi ketidakpastian yang lebih representatif dan aman
dibandingkan praktik konvensional industri yang cenderung mengabaikan risiko
parameter.
Perpustakaan Digital ITB