digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
PUBLIC Open In Flipbook karya

COVER Adrian Hartarto Pramudita
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Adrian Hartarto Pramudita
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Adrian Hartarto Pramudita
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Adrian Hartarto Pramudita
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Adrian Hartarto Pramudita
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Adrian Hartarto Pramudita
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Adrian Hartarto Pramudita
Terbatas  karya
» Gedung UPT Perpustakaan

Proses perawatan dan pengembangan perangkat lunak merupakan aspek yang sangat penting. Untuk itu, salah satu proses perawatan yang dapat dilakukan adalah pemantauan terhadap seberapa besar suatu aplikasi dapat direfaktorisasi sehingga mempermudah proses perawatan dan pengembangan perangkat lunak. Proses refaktorisasi dapat dilakukan pada kode perangkat lunak yang mengandung klon. Sekarang ini terdapat banyak algoritma untuk mendeteksi klon pada kode. Salah satunya adalah Graph Sample (GRAPLE). Dalam penelitian, algoritma GRAPLE disimpulkan dapat bermanfaat bagi para peneliti rekayasa perangkat lunak dan bagi pengembang yang menerapkan metode analitik modern untuk lebih memahami kode dengan skala besar. Namun, pada penelitian tersebut tidak dispesifikasikan mengenai akurasi dari algoritma GRAPLE untuk mendapatkan representasi klon pada kode. Agar dapat mengetahui kinerja dari algoritma GRAPLE, perlu diadakan pengujian terhadap algoritma. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pengujian berbasis skenario evaluasi untuk mendapatkan akurasi dan pengujian terhadap program yang telah disiapkan untuk melakukan validasi pengujian. Dari pengujian tersebut akan didapatkan nilai akurasi yang dibandingkan dengan hasil evaluasi yang dilakukan secara manual. Skenario evaluasi yang dibuat berdasarkan sebuah penelitian. Pada penelitian tersebut terdapat 4 skenario dasar. Tetapi, dalam eksperimen yang dilakukan ini, dibuat 9 skenario yang merupakan kombinasi dari 4 skenario dasar dengan tingkat persentase klon pada kode yang berbeda-beda. Selain itu algoritma GRAPLE diujikan terhadap 2 program uji. Dari eksperimen yang dilakukan terhadap algoritma GRAPLE, didapatkan nilai akurasi di atas 73% untuk setiap skenario evaluasi yang ada. Algoritma GRAPLE paling baik mendeteksi klon pada perubahan spasi, indentasi dan komentar pada kode dasar.