DAFTAR PUSTAKA MEITY INTAN SURYADI
EMBARGO  2029-01-09 
EMBARGO  2029-01-09 
LAMPIRAN MEITY INTAN SURYADI
EMBARGO  2029-01-09 
EMBARGO  2029-01-09 
Indonesia sebagai negara kepulauan berada di kawasan rawan bencana geologi,
termasuk gempa bumi dan tsunami, yang memberikan tantangan besar bagi
pembangunan pariwisata berkelanjutan. Banda Neira, sebagai destinasi wisata
unggulan di Indonesia Timur, menghadapi risiko tinggi gempa bumi, namun belum
banyak kajian yang secara khusus meneliti kesiapsiagaan pelaku usaha wisata di
wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan
pelaku usaha wisata di Banda Neira khususnya wilayah Negeri Administratif
Nusantara terhadap bencana gempa bumi serta menilai keselarasan kebijakan
nasional dan daerah dengan prinsip-prinsip kesiapsiagaan dalam Sendai Framework
for Disaster Risk Reduction (SFDRR) 2015-2030. Metode yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara mendalam, observasi lapangan, studi dokumentasi, dan analisis konten
kebijakan. Data dianalisis secara tematik menggunakan software NVivo dengan
kerangka empat prioritas SFDRR: pemahaman risiko, tata kelola, investasi
pengurangan risiko, serta kesiapsiagaan dan pemulihan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan pelaku usaha skala mikro dan kecil di
Banda Neira masih rendah, terutama dalam aspek perencanaan evakuasi,
penyediaan jalur evakuasi, serta pelatihan kebencanaan. Kebijakan nasional dan
daerah telah mengadopsi prinsip SFDRR, namun belum sepenuhnya terintegrasi
dalam praktik sektor informal pariwisata. Dibandingkan dengan studi sebelumnya
di daerah lain, penelitian ini menyoroti pentingnya pelibatan pelaku usaha lokal
sebagai aktor strategis dalam sistem kesiapsiagaan. Kebaruan dari penelitian ini
terletak pada fokusnya terhadap sektor UMK pariwisata di wilayah kepulauan
rawan gempa yang selama ini luput dari perhatian kebijakan. Temuan ini
memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pariwisata tangguh
bencana berbasis kolaborasi pentahelix dan kontekstual lokal. Penelitian ini
memperkaya literatur tentang integrasi kebencanaan dan pariwisata serta menjadi
rujukan strategis dalam perencanaan destinasi wisata berkelanjutan dan adaptif.
Perpustakaan Digital ITB