digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Sejak eksplorasi Mars dimulai, banyak informasi mengenai detail struktur, atmosfer, topografi, hingga kandungan mineral Mars yang didapatkan oleh manusia. Karakteristik planet Mars yang hampir mirip dengan Bumi menjadikannya sebagai salah satu objek antariksa yang potensial untuk dihuni oleh manusia di masa depan. Pada penelitian ini, telah diidentifikasi dan dianalisis kelayakan lokasi permukiman manusia di Mars berdasarkan keberadaan sumber daya dan kondisi lingkungan melalui pertimbangan kebutuhan manusia dan tujuan permukiman. Permukiman manusia di sini berfokus pada permukiman awal yang dihuni oleh sekitar 1000 hingga 100.000 orang dengan tujuan utama kedatangan ke Mars untuk kolonisasi atau mencari tempat tinggal baru semi-permanen. Analisis dilakukan dengan pendekatan metode MCDA (Multi-Criteria Decision Analysis) dengan Weighted Overlay sebagai metode agregasinya. Menggunakan data dari MOLA, TES, CRISM, dan OMEGA, parameter dianalisis terlebih dahulu untuk mencari kuadran terbaik (berdasarkan pembagian 30 kuadran Mars oleh USGS), yang akan dilanjutkan dengan mencari ROI (Region of Interest) terbatas pada kuadran yang terpilih. Setiap parameter dan sub-parameter dilakukan reklasifikasi sebelum akhirnya dibobotkan. Dalam analisis tersebut, didapatkan kuadran MC 28 sebagai wilayah dengan tingkat kesesuaian tertinggi untuk dianalisis lebih lanjut. Suatu lokasi berbentuk lingkaran (kawah) dengan diameter 4,06 km dan koordinat pusat 31,179° LS dan 74,296° BT diperoleh sebagai wilayah terbaik berdasarkan bobot parameter, batasan, dan pertimbangan yang dilakukan pada penelitian ini. Lokasi hasil ini bukanlah sebuah lokasi final, karena diperlukan studi dan pertimbangan lebih lanjut mengenai parameter, batasan, bahkan angka bobot yang digunakan. Model analisis kelayakan yang digunakan pada penelitian ini dapat digunakan sebagai kerangka awal dalam penelitian yang lebih komprehensif dan dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Harapannya model ini dapat direplikasi untuk penelitian yang sama atau sejenis di kemudian hari.