Sejak eksplorasi Mars dimulai, banyak informasi mengenai detail struktur,
atmosfer, topografi, hingga kandungan mineral Mars yang didapatkan oleh
manusia. Karakteristik planet Mars yang hampir mirip dengan Bumi menjadikannya
sebagai salah satu objek antariksa yang potensial untuk dihuni oleh
manusia di masa depan.
Pada penelitian ini, telah diidentifikasi dan dianalisis kelayakan lokasi permukiman
manusia di Mars berdasarkan keberadaan sumber daya dan kondisi
lingkungan melalui pertimbangan kebutuhan manusia dan tujuan permukiman.
Permukiman manusia di sini berfokus pada permukiman awal yang dihuni oleh
sekitar 1000 hingga 100.000 orang dengan tujuan utama kedatangan ke Mars
untuk kolonisasi atau mencari tempat tinggal baru semi-permanen.
Analisis dilakukan dengan pendekatan metode MCDA (Multi-Criteria Decision
Analysis) dengan Weighted Overlay sebagai metode agregasinya. Menggunakan
data dari MOLA, TES, CRISM, dan OMEGA, parameter dianalisis
terlebih dahulu untuk mencari kuadran terbaik (berdasarkan pembagian 30
kuadran Mars oleh USGS), yang akan dilanjutkan dengan mencari ROI (Region
of Interest) terbatas pada kuadran yang terpilih. Setiap parameter dan
sub-parameter dilakukan reklasifikasi sebelum akhirnya dibobotkan.
Dalam analisis tersebut, didapatkan kuadran MC 28 sebagai wilayah dengan
tingkat kesesuaian tertinggi untuk dianalisis lebih lanjut. Suatu lokasi berbentuk
lingkaran (kawah) dengan diameter 4,06 km dan koordinat pusat 31,179° LS
dan 74,296° BT diperoleh sebagai wilayah terbaik berdasarkan bobot parameter,
batasan, dan pertimbangan yang dilakukan pada penelitian ini.
Lokasi hasil ini bukanlah sebuah lokasi final, karena diperlukan studi dan
pertimbangan lebih lanjut mengenai parameter, batasan, bahkan angka bobot
yang digunakan. Model analisis kelayakan yang digunakan pada penelitian ini
dapat digunakan sebagai kerangka awal dalam penelitian yang lebih komprehensif
dan dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Harapannya
model ini dapat direplikasi untuk penelitian yang sama atau sejenis di kemudian
hari.
Perpustakaan Digital ITB