2018 TA PP HARTMAN MESAROZIDUHU ZEBUA WANGGAI 1-ABSTRAK.pdf
PUBLIC Open In Flipbook Resti Andriani
Energi panasbumi merupakan salah satu alternatif energi terbarukan dalam pemenuhan kebutuhan energi. Salah satu metode eksplorasi pendahuluan panasbumi yang telah terbukti efektif dan murah adalah pengukuran konsentrasi gas merkuri, radon dan thoron dari gas tanah di permukaan. Pengukuran konsentrasi gas merkuri, radon, dan thoron sangat efektif untuk mencari sumber reservoir dari panasbumi selain itu juga efektif untuk mencari zona permeabel akibat sesar. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran pada 26 titik pengukuran di kawasan Lembang bagian Barat selama periode Juli hingga Agustus 2018. Konsentrasi gas tanah tersebut diukur pada lubang bor dangkal dengan kedalaman 2 meter. Pengukuran dilakukan dalam selang 1 minggu sebanyak 3 kali (siklus) pengukuran dengan menggunakan alat EMP-2 Gold Analyzer.
Nilai konsentrasi gas merkuri terukur berkisar antara 1,25 ng/m3 – 77,63 ng/m3. Nilai anomali konsentrasi gas merkuri yang tinggi terdapat di titik KNCH dan PDB. Nilai konsentrasi gas merkuri kemudian dikorelasikan dengan beberapa kondisi geologi seperti sesar, litologi, dan manifestasi panasbumi di permukaan. Selain itu nilai konsentrasi merkuri dikorelasikan dengan konsentrasi gas radon, gas thoron dan rasio konsentrasi gas radon/thoron. Nilai konsentrasi gas merkuri memiliki korelasi positif dengan manifestasi panasbumi, tetapi tidak memiliki korelasi spasial dengan konsentrasi gas radon, thoron, dan rasio konsentrasi gas radon/thoron. Nilai konsentrasi gas radon, thoron, dan rasio gas radon/thoron sangat efektif untuk pendugaan zona permeabel akibat keberadaan sesar. Nilai konsentrasi gas merkuri tidak dikontrol dengan litologi maupun keberadaan sesar. Perbedaan nilai konsentrasi gas merkuri pada litologi yang sama disebabkan oleh adanya struktur di daerah tertentu yang memanjang utara-selatan dari Tangkuban Parahu. Sedangkan pada zona Sesar Lembang nilai konsentrasi gas merkuri kecil, dimana ini menunjukkan bahwa Sesar Lembang tidak terhubung dengan reservoir panasbumi. Dari hasil analisis, diduga terdapat keberadaan zona potensial panasbumi yang berada di bagian barat laut daerah penelitian atau di selatan Gunung Tangkuban Parahu.
Perpustakaan Digital ITB