Studi ini bertujuan menentukan ekstrak dan dosis buah mentimun dengan aktivitas penurun
tekanan darah terbaik serta mengevaluasi efektivitasnya relatif terhadap losartan. Penelitian
eksperimental meliputi tahap aklimatisasi, pemberian ekstrak n-heksana (18 dan 36 g/kgBB) serta
ekstrak etanol (18 dan 36 g/kgBB) selama tujuh hari, kemudian aktivitas antihipertensi dievaluasi
pada hari ke-delapan melalui pengukuran tekanan darah menggunakan sistem CODA® non-invasive
tail-cuff pada waktu 0, 15, 30, 60, 90, 120 dan 150 menit setelah induksi dengan angiotensin II (100
µg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ekstrak memiliki aktivitas antihipertensi
dengan tingkat efektivitas yang beragam. Selisih peningkatan tekanan darah (?T30-T0) dari ekstrak
n-heksana 18 dan 36 g/kgBB serta etanol 18 dan 36 g/kgBB adalah berturut-turut 34,90/39,70;
41,54/29,21; 6,24/6,65; 15,52/9,10 mmHg. Ekstrak etanol 18 g/kgBB memberikan aktivitas
antihipertensi terbaik, yang berbeda bermakna terhadap kelompok kontrol positif (p<0,05) dengan
tingkat efektivitasnya yang tidak berbeda bermakna dibandingkan losartan (sistolik: p=0,339;
diastolik: p=0,163).
Perpustakaan Digital ITB