Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit kronis yang membutuhkan terapi
topikal jangka panjang, namun penggunaan steroid konvensional sering
menimbulkan efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
formula krim berbasis Nanostructured Lipid Carrier (NLC) yang memuat ekstrak
daun ketul (Bidens pilosa L.) (NLC-BP) untuk meningkatkan stabilitas dan efikasi
senyawa. Ekstraksi daun ketul dilakukan dengan metode maserasi menggunakan
etanol 70%. Pembuatan NLC-BP menerapkan metode homogenisasi kecepatan
tinggi dan ultrasonikasi, yang kemudian dioptimasi menggunakan desain
eksperimen Box-Behnken. Karakterisasi NLC meliputi penentuan ukuran partikel,
indeks polidispersitas, potensial zeta, pH, morfologi partikel menggunakan
Transmission Electron Microscopy, dan efisiensi enkapsulasi melalui pengukuran
senyawa asam klorogenat secara Spektrofotometri UV-Vis. Selanjutnya, NLC-BP
diinkorporasikan ke dalam basis krim untuk dievaluasi mutu fisiknya. Evaluasi
aktivitas biologis dilakukan secara in vitro pada kultur sel HaCaT dan sel RAW
264.7 meliputi uji sitotoksisitas, uji penghambatan mediator inflamasi Nitrit Oksida
(NO), dan uji penghambatan IL-6. Terakhir, stabilitas NLC-BP dievaluasi melalui
uji dipercepat selama 28 hari, sedangkan stabilitas krim diuji dengan metode
sentrifugasi dan freeze-thaw. Hasil menunjukkan formula NLC-BP optimum
dengan komposisi ekstrak BP (3%), stearil alkohol : rice bran oil 6:4 (3%), dan
Tegocare : Tween 80 2:1 (8%). Formula tersebut menghasilkan karakteristik sferis
dengan ukuran partikel 225,97 ± 3,06 nm, indeks polidispersitas 0,335 ± 0,012,
potensial zeta -10,2 ± 0,153 mV, dan efisiensi enkapsulasi yang tinggi mencapai
85,655 ± 0,734%. NLC-BP berhasil dibuat menjadi krim bertipe emulsi minyak
dalam air yang homogen. Uji in vitro membuktikan NLC-BP bersifat non-toksik
pada sel HaCaT dan RAW 264.7 hingga konsentrasi 7,8 ?g/ml serta secara
signifikan mampu menurunkan produksi kadar NO pada sel RAW 264.7 yang
diinduksi lipopolisakarida. Sementara itu, pada sel HaCaT yang diinduksi TNF-?,
sediaan NLC-BP secara visual menunjukkan tren supresi kadar IL-6. Uji stabilitas
mengonfirmasi bahwa sediaan krim dan NLC-BP stabil secara fisik tanpa agregasi
ukuran partikel maupun pemisahan fase. Kesimpulannya, sistem NLC dalam
sediaan krim ini stabil secara fisik dan efektif meredakan inflamasi secara in vitro,
sehingga sangat potensial sebagai alternatif pengobatan dermatitis atopik.
Perpustakaan Digital ITB