Cerita rakyat Sangkuriang merupakan salah satu legenda Sunda yang memiliki nilai
budaya serta potensi visual yang dapat dikembangkan menjadi motif batik.
Penelitian ini bertujuan merancang motif batik yang mengadaptasi cerita
Sangkuriang dengan pendekatan visual Jacqueline Groag. Pendekatan tersebut
dipilih karena karakteristiknya yang menampilkan bentuk organik, ritme visual
dinamis, repetisi non-mekanis, dan komposisi yang ekspresif.
Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis visual, eksplorasi bentuk,
pengembangan desain, serta penerapan motif pada media kain batik. Elemenelemen penting dalam cerita Sangkuriang ditransformasikan melalui proses stilisasi
sehingga menghasilkan bentuk visual yang lebih dekoratif dan kontemporer.
Prinsip estetika Jacqueline Groag kemudian diterapkan dalam pengolahan bentuk,
komposisi, dan warna.
Hasil perancangan menunjukkan bahwa cerita rakyat Sangkuriang dapat diadaptasi
menjadi motif batik kontemporer yang tetap mempertahankan keterkaitan makna
dengan narasi aslinya. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi salah satu
alternatif pengembangan motif batik yang memadukan nilai budaya lokal dengan
pendekatan visual modern
Perpustakaan Digital ITB