digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB I Nada Larasati Pambudi [27123060]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB II Nada Larasati Pambudi [27123060]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB III Nada Larasati Pambudi [27123060]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB IV Nada Larasati Pambudi [27123060]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB V Nada Larasati Pambudi [27123060]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Transformasi digital yang masif dalam dekade terakhir telah mengubah lanskap komunikasi, ekspresi serta aktivitas ekonomi di berbagai sektor termasuk dunia kreatif. Salah satu kelompok yang paling terdampak sekaligus menjadi pelaku utama dari transformasi ini adalah Generasi Z yakni generasi yang lahir dan besar dalam lingkungan digital. Dengan karakteristik yang mobile-first, melek teknologi, dan aktif di berbagai media sosial Generasi Z tidak hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga produsen konten digital yang dinamis dan inovatif. Namun, di tengah peluang besar yang terbuka dalam dunia konten digital, muncul pula tantangan signifikan yang mereka hadapi, mulai dari keterbatasan alat bantu yang memadai untuk mendukung proses kreatif, kurangnya informasi dan akses terhadap monetisasi digital, hingga tekanan dari algoritma platform sosial yang menuntut produktivitas tinggi secara konsisten. Penelitian ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan akan solusi digital bagi konten kreator Generasi Z, khususnya dalam hal perencanaan, pembuatan, manajemen, dan evaluasi konten. Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan prototipe aplikasi mobile yang mampu menjadi ruang kerja kreatif terintegrasi yang mendukung proses kreatif secara menyeluruh. Aplikasi ini diharapkan menjadi medium bantu bagi konten kreator dalam menjaga konsistensi produksi, memperluas potensi kolaborasi, dan membuka akses monetisasi yang lebih strategis dan terukur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-eksploratif dengan strategi user-centered design serta penerapan metode pengembangan perangkat lunak Agile. Pengumpulan data dilakukan dalam dua tahap, yaitu: (1) survei pre-screening kepada 66 responden untuk menjaring karakteristik pengguna potensial berdasarkan kriteria usia, intensitas penggunaan media sosial, jenis konten yang dibuat, dan perangkat yang digunakan; serta (2) wawancara mendalam semi-terstruktur kepada 10 narasumber dari berbagai daerah dan niche konten yang berbeda. Hasil dari pengumpulan data menunjukkan bahwa konten kreator Generasi Z mengalami hambatan dalam mengelola ide, keterbatasan waktu produksi, serta kurangnya pemahaman akan performa konten yang telah mereka buat. Berdasarkan temuan tersebut, dirancanglah aplikasi mobile dengan lima fitur utama: (1) ideator digital berbasis tren, (2) dasbor manajemen proyek konten, (3) pusat kolaborasi dan diskusi antar kreator, (4) direktori monetisasi seperti brand campaign, serta (5) analitik performa konten dalam bentuk visual interaktif. Prototipe aplikasi diuji menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dengan hasil skor 76,2 (kategori "baik") dan analisis Net Promoter Score (NPS) yang menempatkan aplikasi pada level loyalitas pengguna "pasif". Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa aplikasi ini tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga memperkuat kapasitas kreator dalam menavigasi dunia digital yang terus berubah. Untuk pengembangan selanjutnya, direkomendasikan integrasi teknologi AI lanjutan, fitur komunitas berbayar, serta perluasan segmentasi pengguna ke pelaku ekonomi kreatif lintas sektor.