Live streaming TikTok kini menjadi salah satu kanal belanja online yang berkembang pesat, khususnya di sektor produk kecantikan. Penelitian ini menganalisis dinamika live marketing TikTok pada brand kecantikan Focallure dan Glad2Glow, serta menentukan strategi kontrol untuk mengoptimalkan penjualan. Metode yang digunakan meliputi pemodelan duopoli (deterministik dan stokastik), model Logistik, Richards, dan Gompertz, serta konstruksi model dinamika kompetisi predator-prey. Model predator-prey ini diterapkan dengan menginterpretasikan Focallure sebagai prey dan Glad2Glow sebagai predator, lalu dimodifikasi untuk mencakup faktor defect (kerusakan/kadaluarsa). Kestabilan model dianalisis menggunakan matriks Jacobian dan fungsi Lyapunov, dilanjutkan dengan simulasi numerik. Hasil menunjukkan model Gompertz paling akurat memprediksi pertumbuhan pendapatan kedua brand dengan Focallure tumbuh lebih cepat. Model dinamika dengan faktor defect memiliki titik kesetimbangan global asimtotik stabil yang memungkinkan koeksistensi brand. Kontrol optimal diterapkan pada parameter interaksi kompetitif (? dan ?) pada model dinamika kompetisi. Strategi kontrol optimal menghasilkan dua skenario utama: minimalisasi biaya kontrol cenderung mengarah pada dominasi satu brand yaitu Focallure mencapai 899.13 unit sementara Glad2Glow tereliminasi. Sementara itu, minimalisasi perbedaan level produk dapat mencapai keseimbangan di sekitar 10 unit untuk kedua brand. Penelitian ini memberikan wawasan strategis pengelolaan kompetisi brand kecantikan di live marketing TikTok.
Perpustakaan Digital ITB