Perkembangan pesat layanan pinjaman digital seperti pinjaman online dan paylater
telah mendorong peningkatan permintaan kredit yang dapat menekan stabilitas
kapital perusahaan fintech. Kredit macet (Non-Performing Loans/NPL) turut
menyebabkan berkurangnya ketersediaan kapital dan berpotensi menurunkan
ekuitas perusahaan. Penelitian ini menerapkan modifikasi model Lotka-Volterra
yang terdiri atas instrumen kapital dan kredit. Selanjutnya dilakukan analisis
interaksi antara kredit potensial dan kapital potensial dengan melihat kestabilan
dan sensitivitas parameter. Strategi kontrol optimal berbasis kampanye edukasi
diterapkan untuk menguatkan kapital dan mempertahankan sistem yang
keberlanjutan dari layanan pinjaman digital. Masalah kontrol optimal diselesaikan
menggunakan Prinsip Minimum Pontryagin (PMP) dengan meminimumkan fungsi
biaya yang diselesaikan menggunakan metode numerik Forward-Backward Sweep.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa kontrol optimal mampu meningkatkan kapital
sebesar 28.32% dan mengurangi kredit potensial sebesar 31.21% dibandingkan
sistem tanpa kontrol dengan biaya yang efisien. Lebih lanjut model dikembangkan
dengan menambahkan variabel ekuitas dan memasukkan ketidakpastian parameter
akibat adanya NPL. Kontrol sliding mode diterapkan untuk menjamin kekokohan
terhadap gangguan eksternal dan ketidakpastian parameter, dengan mengarahkan
selisih kapital dan kredit bergerak menuju sliding surface agar kapital selalu dapat
memenuhi permintaan kredit dalam jangka panjang. Hasil simulasi menunjukkan
bahwa kontrol sliding mode dengan fungsi referensi sinusoidal memberikan
peningkatan kapital sebesar 65.99%, peningkatan ekuitas sebesar 2.53%, serta
menjaga perbedaan kapital–kredit mendekati nilai target dengan biaya kontrol yang
lebih rendah dibandingkan menggunakan fungsi referensi eksponensial.
Perpustakaan Digital ITB