Penelitian ini mengembangkan dan menganalisis model matematika untuk menggambarkan
interaksi dinamik antara akumulasi protein toksik dan kapasitas clearance
pada penyakit neurodegeneratif Alzheimer serta merumuskan strategi kontrol
optimal untuk menekan progresi penyakit. Model yang dibangun menangkap mekanisme
umpan balik positif, yaitu peningkatan protein toksik mempercepat degradasi
kapasitas clearance dan mendorong akumulasi protein toksik lebih lanjut. Analisis
kualitatif sistem menunjukkan keberadaan dua titik tetap utama, yakni Keadaan Sehat
yang stabil secara kondisional dan Keadaan Sakit yang selalu stabil serta menghasilkan
parameter bibit toksik kritis pcrit sebagai batas toleransi sistem terhadap
beban awal patologis. Untuk menentukan strategi intervensi yang optimal, penelitian
ini menerapkan Forward-Backward Sweep Method (FBSM) yang dimodifikasi
dengan pendekatan Gradient Descent dan Backtracking Line Search untuk menjamin
stabilitas numerik dan konvergensi indeks performansi dengan dua mekanisme
kontrol utama berupa eliminasi protein toksik dan pemulihan kapasitas clearance.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa efektivitas strategi kontrol sangat dipengaruhi
oleh tingkat keparahan sistem dan nilai parameter saturasi ? yang merepresentasikan
kekuatan mekanisme regulasi diri. Pada kondisi dengan beban protein toksik yang
rendah dan nilai ? yang relatif besar, kontrol parsial masih mampu menjaga stabilitas
sistem, sedangkan pada simulasi berbasis data pasien Alzheimer dengan nilai ?
yang rendah, penghilangan salah satu mekanisme kontrol menyebabkan peningkatan
indeks performansi secara drastis dan berujung pada kegagalan sistem. Temuan ini
menegaskan bahwa pada kondisi klinis realistis dengan mekanisme saturasi yang lemah,
intervensi ganda merupakan syarat mutlak untuk mencapai pemulihan sistem
yang stabil. Selain itu, kombinasi kontrol yang seimbang antara eliminasi protein
toksik dan pemulihan clearance memberikan performa paling stabil dan konsisten
di seluruh skenario simulasi.
Perpustakaan Digital ITB